MAHULU
Wujudkan Kemandirian Pangan, Pemkab Mahulu Buka Lahan Seluas 10 Hektare per Desa
Untuk mewujudkan kemandirian pangan dan Kabupaten Mahulu tak terus bergantung pada pasokan pangan dari luar daerah. Pemkab setempat membuka lahan padi ladang seluas 10 hektare per desa.
Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu), membuka lahan padi ladang seluas 10 hektare per desa/kampung atau total 500 ha di seluruh kabupaten.
Hal tersebut dilakukan untuk mewujudkan kemandirian pangan, terutama beras.
Bupati Kabupaten Mahulu, Bonifasius Belawan Geh mengatakan bahwa pembukaan lahan tersebut sudah dilakukan pada 2022 dan 2023, sehingga padi ladang khas Mahulu ini sudah panen dan mampu menambah produksi padi yang sebelumnya telah digarap masyarakat.
“Kabupaten Mahulu tidak dapat terus bergantung pada pasokan pangan dari luar daerah, maka program pembukaan lahan 10 ha per kampung dapat menjawab kebutuhan beras untuk masyarakat,” katanya.
Ia mengatakan, sejak rencana pembukaan lahan 10 ha tiap kampung ini dilakukan sosialisasi ke pejabat seluruh dinas dan badan di lingkungan pemerintah Kabupaten Mahulu.
Bahkan, mereka menyambut rencana ini dan siap memberikan dukungan penuh sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.
Dukungan tersebut dilakukan karena kemandirian pangan bukan hanya kebutuhan lokal Mahulu, melainkan karena kemandirian pangan merupakan salah satu program unggulan Pemerintah RI.
Setelah mendapat dukungan dari pejabat setempat, kemudian rencana dilanjutkan sosialisasi kepada seluruh kecamatan dan 50 pemerintah kampung (desa), karena lahan yang dibuka merupakan lahan masyarakat desa yang harus didukung oleh pemerintah kampung.
Bupati juga menambahkan bahwa pemerintah kampung dan warga Mahulu antusias terkait program ini.
“Selain untuk kemandirian pangan, pembukaan lahan 10 ha dan penguatan kapasitas bagi pengurus BUMDes juga akan menciptakan lapangan kerja baru, dan memicu tumbuhnya kegiatan ekonomi lokal lain karena mereka akan memiliki kemampuan manajerial mengelola unit usaha baru,” katanya. (rw)
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoHarga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertamina Sebut Ikuti Harga Minyak Dunia
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoKejati Kaltim Bongkar Dugaan Praktik Tambang Ilegal Bertahun-Tahun, Satu Tersangka Ditahan
-
OLAHRAGA4 hari agoTetap Semangat di Musim Perdana, Arai Agaska Terus Kejar Performa Terbaik di World Sportbike
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoRibuan PPPK Kaltim Dapat Kepastian, Gubernur Harum Pastikan Tak Ada PHK
-
BALIKPAPAN3 hari agoSatu Jemaah Wafat di Tanah Suci, 359 Jemaah Kloter Balikpapan Kembali dengan Selamat
-
OLAHRAGA3 hari agoSIWO PWI Kaltim Dipastikan Masuk Kepengurusan KONI 2026-2030, Polemik Berakhir
-
SAMARINDA4 hari agoPolresta Samarinda Kembalikan Motor dan HP Hasil Curian, Korban Terima Barang Bukti Gratis
-
EKONOMI DAN PARIWISATA3 hari agoKADIN Kaltim Siapkan Program Besar, Fokus Cetak SDM Unggul dan Perkuat UMKM

