Connect with us

EKONOMI DAN PARIWISATA

3 Olahan Cempedak yang Wajib Kamu Coba

Published

on

Ilustrasi: Buah Cempedak. (Halodoc)

Musim buah cempedak sudah tiba. Buat kamu ingin mencoba olahan cempedak, mungkin artikel ini bisa menjadi jawabannya.

Musim buah cempedak sudah tiba. Hal ini ditandai dengan ramainya pedagang yang menjual buah cempedak. Mulai dari Rp10 ribu per buah hingga ada juga yang menjual Rp5 ribu dapat 3 buah.

Buah cempedak memiliki bentuk dan rasa mirip nangka. Buah cempedak memiliki tekstur daging buah yang lunak dan lembut dengan aroma yang wangi membuat buah yang satu ini cukup disukai oleh masyarakat.

Selain bisa dimakan secara langsung, bagian buah ini juga bisa dijadikan gorengan, campuran kue, bahkan bisa jadi lauk makan siangmu. Loh, kok bisa?

Baca juga:   Kenalan Sama Pemilik Akun Abis Ditelen, Jadi Content Creator Modal Belajar Otodidak

Daripada bertanya-tanya, berikut 3 olahan cempedak yang wajib kamu coba:

Sanggar Tiwadak atau Gorengan Cempedak

Sanggar tiwadak atau gorengan cempedak ini sudah eksis di Samarinda sejak lama, loh. Bahkan camilian satu ini mudah ditemukan di warung gorengan.

Rasa dari sanggar cempedak ini menggoda, apalagi wanginya itu loh… Beh nikmatnya bukan main.

Cara buatnya pun mudah. Cuma perlu menyiapkan buah cempedak beserta bijinya. Kemudian dimasukkan kedalam adonan yang terbuat dari tepung terigu, gula, garam, dan air.

Kalau sudah dimasukkan ke adonan, aduk merata. Lalu goreng dengan api sedang. Bolak-balik hingga kekuningan. Angkat, tiriskan, lalu bisa disantap. Awas panas!

Mandai

Mandai adalah makanan unik khas Banjar yang populer juga di Kaltim. Mandai terbuat dari fermentasi kulit buah cempedak.

Baca juga:   Umbut Jua dari Suku Paser Balek, Digadang Jadi Makanan Khas Balikpapan

Bahan utama mandai adalah kulit bagian dalam cempedak yang tampak seperti gabus, sedangkan kulit luarnya harus dikupas.

Kalau sudah bersih, kulitnya langsung dipotong-potong. Kemudian, masukkan ke dalam toples yang sudah berisi campuran air garam. Lalu, rendam selama tiga hari atau boleh sampai lebih dari satu bulan.

Hal tersebut dilakukan untuk mengawetkan kulit cempedak melalui proses fermentasi.

Melalui porses fermentasi, kulit buah cempedak akan lunak. Konon katanya, semakin lama difermentasi, mandai akan terasa semakin istimewa, lho.

Lapis Legit Cempedak

Siapa sangka buah cempedak bisa dijadikan olahan kue seperti lapis legit cempedak. Di beberapa market place bahkan toko oleh-oleh banyak yang menjual lapis legit ini, lho.

Baca juga:   Pengembangan Wisata Hutan Penuh Tantangan, karena Mesti Sajikan Atraksi Tanpa Merusak Alam

Tentu saja harganya juga lumayan merogoh kantong, karena proses pembuatannya yang cukup ribet. Jadi beli saja yang sudah jadi.

Nah jadi itu dia 3 olahan cempedak yang wajib kamu coba. Bisa buat sendiri atau bisa beli aja kalau nggak mau ribet. (rw)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.