SEPUTAR KALTIM
400 Peserta Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi yang Digelar Pemprov Kaltim
Sebanyak 400 peserta mengikuti kegiatan pelatihan berbasis kompetensi yang digelar oleh Pemprov Kaltim. Harapannya peserta yang mengikuti kegiatan ini bisa meningkatkan kompetensi.
Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim bekerja sama Disnakertrans Kabupaten Paser menyelenggarakan Pelatihan Berbasis Kompetensi.
Program pelatihan meliputi Pelatihan Pengoperasian Excavator Angkatan I dan II, Pelatihan Service Sepeda Motor Injeksi dan Pelatihan Barista Angkatan I yang dilaksanakan di UPTD Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Balikpapan, Selasa 30 Januari 2023.
Pada kesempatan itu, Penjabat Gubernur Kaltim, Akmal Malik berharap peserta pelatihan memiliki mindset ke depan untuk menjadi pengusaha tidak hanya pekerja atau menjadi PNS.
“Ya kalau mau sejahtera, harus jadi pengusaha, kalau PNS gajinya kecil,” kata Akmal Malik.
Pelatihan yang saat ini diikuti menjadi sarana meningkatkan kompetensi diri yang memang awalnya untuk menjadi pekerja ataupun operator.
Menurut Akmal, pelatihan ini sebagai batu loncatan, yang perlu ditanamkan bagaimana kelak bisa menjadi pengusaha rental excavator, mempunyai usaha kafe atau kuliner hingga mampu membuka bengkel sendiri.
“Jadi jangan merasa puas jadi pekerja atau operator,” seru Akmal memotivasi peserta pelatihan.
Pada bagian lain, Akmal mengatakan Kaltim membutuhkan sumber daya manusia di berbagai bidang yang memiliki sertifikasi, terlebih Kaltim telah ditunjuk menjadi Ibu Kota Nusantara dan pembangunan sudah berjalan.
Selama ini, kebutuhan tenaga yang bersertifikasi masih banyak disuplai dari provinsi lain.
“Kita berharap melalui pelatihan-pelatihan seperti ini, kebutuhan akan tenaga bersertifikasi dapat kita penuhi dari Kaltim,” ujarnya.
Sejak rencana IKN ke Kaltim memang itu yang disampaikan kepada pemerintah pusat dan daerah utk meningkat mutu dan daya saing yang efektif dan tepat.
Seperti memberi pelatihan kepada masyarakat Kaltim agar bisa bersaing dengan tenaga kerja dari luar Kaltim yang sudah memiliki pengalaman.
Kepala Disnakertrans Kaltim Rozani Erwadi menjelaskan kerjasama terkait pelatihan kerja industri dengan Disnaker Kabupaten Paser meliputi pelatihan operator alat berat, mekanik alat berat, mekanik sepeda motor, sekuriti, otomasi listrik dan pelatihan barista.
“Total peserta nya mencapai 400 orang,” sebutnya.
Selama ini kerjasama dalam penyelenggaraan pelatihan berbasis kompetensi juga dilaksanakan dengan daerah lain seperti Berau, Penajam Paser Utara dan Balikpapan.
“Tahun ini kerja sama dengan Paser,” tutupnya. (rw)
-
HIBURAN5 hari agoDari Nobar Film Suamiku Lukaku; Cara Emak-emak Bersuara Lawan KDRT
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoUMKM Kaltim Punya Peluang Mendunia, Galeri UMKM Balikpapan Jadi Pusat Promosi Produk Lokal
-
NUSANTARA3 hari agoGuru SMK Kunjungi Pabrik Yamaha, Siap Sinergi Lahirkan Talenta SMK Kelas Dunia
-
PARIWARA4 hari agoWe Are AEROX Society 2026 Jadi Puncak Perayaan Satu Dekade AEROX di Indonesia
-
BALIKPAPAN1 hari agoLibur Sekolah Dongkrak Penumpang Bandara SAMS Sepinggan hingga 15 Ribu Orang per Hari
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoSPMB 2026 Kaltim Dievaluasi, Gangguan Hari Pertama Jadi Bahan Perbaikan
-
PPU4 hari agoGubernur Kaltim Canangkan Desa Cantik di PPU, Perkuat Data Digital untuk Pembangunan Tepat Sasaran
-
SAMARINDA1 hari agoDarlis Pattalongi Ajak Masyarakat Kawal Tata Ruang Berkelanjutan untuk Masa Depan Kaltim

