OLAHRAGA
Pamit ke China, Pato Mengaku akan Tetap Jadi Fans Borneo FC
Matheus Pato telah pamitan pada rekan-rekannya di Borneo FC. Pada sesi latihan terakhirnya di Stadion Segiri Rabu sore. Ia mengaku akan tetap menjadi pendukung Pesut Etam, dan berharap musim ini bisa juara.
Matheus Pato masih mengikuti sesi latihan reguler Borneo FC di Stadion Segiri, Rabu sore. Itu adalah latihan terakhirnya sebagai penggawa Pesut Etam.
Semua pemain tampak sudah legawa dengan kepergian sang penyerang. Sehingga tak ada reaksi berlebihan dari mereka. Suasana latihan berjalan seperti biasanya.
Yang berbeda hanya Matheus tak ikut seluruh agenda latihan. Setelah latihan fisik dan teknik. Dia sudahan. Tidak ikut sampai sesi terakhir, yakni mini games.
Pertandingan internal itu normalnya digunakan pelatih untuk melihat sejauh mana taktik yang ia buat untuk laga terdekat. Dipahami anak asuhnya. Serta pemain mana saja yang perlu main dari awal ataupun sebagai pengganti.
Dalam kasus ini, Pieter Huistra sedang menyiapkan timnya untuk melawan Barito Putera, Jumat sore esok. Idealnya, Pato bermain di laga internal. Dan menghuni tim yang berisi calon starter. Tapi tidak kali ini. Karena ia sudah menyatakan diri ingin hengkang ke Liga Super China.
Pato Pamit
Matheus tidak menerangkan alasan kenapa dia hengkang secara mendadak. Ia justru memanfaatkan sesi wawancara Rabu sore untuk menyampaikan terima kasih. Baik pada klub maupun suporter. Yang setahun terakhir telah menerima kehadirannya. Bahkan memberi cinta yang besar buatnya.
“Terima kasih. Dari momen saya datang ke Indonesia, ke Borneo. Semua baik kepada saya. Saya dengan keluarga dan istri saya senang sekali di sini. Juga terima kasih untuk seluruh suporter Samarinda,” ujar Pato, mengutip dari RRI.
Penyerang 28 tahun telah melewati 1 tahun yang fantastis di Borneo FC. Ia bermain 44 kali di semua ajang, dan mencetak 34 gol. Ia mampu mengawinkan gelar top skor Piala Presiden dan Liga 1 2022-2023. Serta memecahkan beberapa rekor di lingkup klub.
Musim ini ia sudah mencetak 3 gol, dan tampak akan mengulang raihannya musim lalu. Namun asa itu telah dikubur seiring keinginannya bermain bareng Marouane Fellaini di China. Meski memutuskan pergi, Pato mengaku akan tetap menjadi fans Borneo FC.
“Saya juga ucapkan terima kasih kepada Bos Nabil dan klub Borneo. Dari pertama saya datang ke sini, semua selalu mendukung dan baik sama saya.”
“Mudah-mudahan Borneo musim ini juara. Saya pergi tapi hati tetap di sini, semoga Borneo juara musim ini,” harapnya. (dra)`
-
SAMARINDA4 hari agoRS PrimeCare Samarinda Resmi Beroperasi, Andalkan Teknologi Minimal Invasif hingga Laboratorium Genomik
-
BALIKPAPAN5 hari agoNgopi di Lokale Bisa Bawa Pulang Yamaha Grand Filano, Program Berlangsung hingga September 2026
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoPemprov Kaltim Ambil Alih Mall Lembuswana Setelah 30 Tahun, Siap Masuki Era Baru Revitalisasi
-
OLAHRAGA2 hari agoCetak Sejarah di Mandalika, Wahyu Nugroho Antar Yamaha Racing Indonesia Raih Kemenangan Perdana SS600 ARRC

