EKONOMI DAN PARIWISATA
Kaltim Berpotensi Kembangkan Industri Hilirisasi Hutan
Kaltim memiliki potensi dalam pengembangan industri hilirisasi hutan. Sebagaimana dipaparkan Kasie Pengelolaan Hasil Hutan, Pemasaran dan PNBP Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltim Syariful Ahyar pada Focus Group Discussion (FGD) bertema Membangkitkan Kembali Industri Hilirisasi Sektor Kehutanan untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Kaltim di Hotel Novotel Balikpapan, Selasa (23/11/2021).
Dalam FGD ini, Dishut menjelaskan pembaruan informasi tentang potensi dan peluang pengembangan industri hilirisasi pengelolaan sumber daya alam (SDA). “SDA dari hutan baik kayu maupun bukan kayu upaya mendukung pertumbuhan perekonomian di Kaltim,” sebutnya.
Di acara yang pandu Staf Ahli Gubernur Kaltim Stephi Hakim, Syariful mengungkapkan sebagian besar produksi izin usaha pengelolaan hasil hutan kayu – hutan alam/hutan tanaman industri (IUPHHK-HA/HTI) dikirim dan diolah diluar Kaltim. Dikarenakan, kebijakan yang tidak konsisten, sehingga keberlanjutan sumber bahan baku, kepastian pasar, biaya produksi yang tidak efisien, serta pilihan teknologi dan alat produksi menjadi permasalahan yang sangat serius.
Dampaknya, nilai tambah hilirisasi produk kehutanan belum optimal dan pengiriman kayu keluar daerah masih bentuk bahan mentah kayu alam.
Dinas Kehutanan Kaltim mencatat produksi kayu bulat (IUPHHK-HA) turun dari 1,52 juta meter kubik (2015) menjadi 0,81 juta meter kubik (2019). Dan produksi kayu bulat (IUPHHK-HTI), naik kecil dari 2,44 juta meter kubik (2015) menjadi 2,87 juta meter kubik (2019).
Syariful menambahkan ada keinginan menjual kayu bulat di dalam Kaltim, namun hukum pasar berlaku.
“Dimana pengusaha, instingnya lebih jeli melakukan ekspansi serta nilai jual lebih tinggi,” jelasnya.
Syariful menegaskan pihaknya telah menyusun pembatasan kayu bulat, tapi akhirnya berhenti di naskah akademik membatasi kayu bulat di Kaltim. (Redaksi KF)
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoBaru 9 Diakui dari 505 Komunitas, Pemprov Kaltim Bentuk Tim Khusus Percepat Status Masyarakat Adat
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoPerangi DBD, Dinkes Kaltim Sebar 6.170 Dosis Vaksin Qdenga ke Daerah
-
PARIWARA4 hari agoYamaha YZF-R3/R25 Raih Penghargaan Internasional Prestisius di Jepang
-
PARIWARA3 hari agoIt’s Time To Ride The Kalcer! Warna Terbaru Grand Filano Hybrid Siap Jadi Skutik Idaman Anak Muda Kalcer Abis
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoTembus 17 Miliar Transaksi, Pengguna QRIS di Indonesia Capai 60 Juta Orang
-
SEPUTAR KALTIM3 hari ago21.903 Mahasiswa Baru Kaltim Resmi Bebas UKT Lewat Gratispol, Tahun Depan Target Tembus 124 Ribu Penerima
-
PARIWARA21 jam agoGaji Sering ‘Numpang Lewat’? CIMB Niaga Tawarkan Banyak Fitur Lewat OCTO Savers Payroll
-
BALIKPAPAN2 hari agoSoroti 319 Ribu Kasus Kecelakaan Kerja, Wagub Kaltim: K3 Bukan Sekadar Aturan, Tapi Hak Pulang Selamat
