PASER
DKP Paser Selamatkan Arsip Negara Periode 2014-2019
Tak hanya arsip Covid-19, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Kabupaten Paser juga ditarget melakukan penyelamatan arsip negara 2014-2019 atau periode pertama masa pemerintahan Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).
Sub Koordinator Seksi Akuisisi, Deposit dan Arsiparis DKP Kabupaten Paser, Marwan Natsir menyebut berkaitan dengan program Pemerintah Pusat yang ditekankan ke daerah hanya dikatakannya saat ini hanya ada dua kegiatan.
“Sementara program pusat yang dimonitoring atau dilakukan pengawasan ke kabupaten/kota dari pemerintah provinsi yakni arsip Covid-19 dan arsip periode pertama pak Jokowi,” ucapnya, Rabu 8 November 2023.
Khusus penyelamatan arsip negara 2014-2019 untuk yang ditugaskan kepada DKP Kabupaten Paser dikatakannya telah tertata dengan rapi dan benar. Bahkan sebagian berkas atau dokumen telah diserahkan ke Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) Kaltim.
“Sudah kita selamatkan. Jadi semua OPD kami lakukan penataan dan telah klir. Sebagian sudah kami angkut ke LKD,” sambungnya.
Untuk diketahui, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mendorong para pencipta arsip di seluruh instansi pemerintah dan lembaga kearsipan untuk menyelamatkan dan melestarikan arsip.
Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri PANRB Nonor 01 Tahun 2020 tentang Penyelamatan dan Pelestarian Arsip Negara periode 2014-2019. Diminta melaksanakan identifikasi arsip yang tercipta, pemberkasan arsip aktif, penataan arsip inaktif, penyusunan daftar arsip aktif, serta penyusutan arsip berdasarkan Jadwal Retensi Arsip (JRA).
“Arsip kita selamatkan berkaitan dengan pemerintahan hingga pembangunan. Suatu contoh, periode 2014-2019 ada pembangunan gedung apa, bagaimana perencanaan sampai dengan pengawasan. Begitupun dengan pertemuan-pertemuan atau kebijakan selama masa pemerintahan periode pertama Pak Jokowi,” tuturnya.
Rencananya Desember nanti, DKP kembali akan mengantar sisa arsip periode 2014-2019 ke LKD Kaltim. “Kenapa sebagian, karena depo kami yang ada tempatnya terbatas,” pungkasnya. (pas/fth)
ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN & KEARSIPAN KALTIM
-
OLAHRAGA4 hari agoJelang Lawan PSIM, Mauro Jeronimo Ingatkan Borneo FC Waspadai Perubahan Lawan
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoSetelah Kemarau Panjang, Hujan Kembali Datang di Kaltim, Bagaimana Cuaca Hari Ini?
-
OLAHRAGA3 hari agoBorneo FC Diunggulkan atas PSIM, Tapi Misi Bangkit Tuan Rumah Bisa Jadi Ancaman
-
VIRAL4 hari agoKontroversi Raffi Ahmad dan Willie Salim Meluas, Artis Ikut Call Out hingga RANS Carnival Terdampak
-
NUSANTARA4 hari agoDari Konten ke Aksi Nyata, Kreator Kaltim Tanam 1.000 Pohon di Tahura Soeharto
-
OLAHRAGA4 hari agoBukan Sekadar Latihan, Ini yang Dimatangkan Borneo FC Sebelum Hadapi PSIM
-
OLAHRAGA4 hari agoDulu Akhir Pekan Identik Nongkrong, Sekarang Banyak Anak Muda Pilih Olahraga
-
VIRAL3 hari agoPolda Metro Minta Maaf, Raffi Klarifikasi, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Bukan Mahasiswa

