PASER
Kelompok Tani Tepa Botuk Ikuti Pelatihan Teknik Aplikasi Pupuk
Kelompok tani Tepa Botuk ikuti pelatihan Teknik aplikasi pupuk agar bisa efisien dan efektif. Kegiatan ini juga meliputi distribusi pupuk, pelatihan penggunaan pupuk, monitoring dan evaluasi, serta pendampingan teknis.
Kelompok tani Tepa Botuk, Desa Damit Kecamatan Paser Belengkong, Paser mengikuti pelatihan Teknik aplikasi pupuk.
Pelatihan ini didampingi oleh lima orang kadet Universitas Pertahanan (Unhan) Republik Indonesia peserta program Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke-44 di Kabupaten Paser.
Pakorwil Unhan RI, Kolonel Ckm Nurhadiyanta mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan agar para petani dapat mengetahui teknik aplikasi pupuk yang efisien dan efektif.
“Melalui kegiatan ini juga diharapkan petani dapat memahami dosis yang tepat sesuai dengan jenis tanaman yang ditanam,” kata Kolonel Ckm Nurhadiyanta.
Kegiatan ini melibatkan Tim Pupuk Unhan RI yang harapannya bisa memberikan manfaat yang signifikan bagi peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat dengan cara mengurangi penggunaan pupuk kimia yang memakan biaya tinggi.
Kegiatan ini, Nurhadiyanta, juga untuk untuk memastikan ketersediaan pupuk yang cukup dan tepat waktu untuk meningkatkan hasil panen.
“Tujuan akhirnya yaitu dalam rangka mendorong kesejahteraan petani,” ujar Nurhadiyanta.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini meliputi distribusi pupuk, pelatihan penggunaan pupuk, monitoring dan evaluasi, serta pendampingan teknis.
Kegiatan ini tentu saja dilakukan monitoring secara berkala terhadap penggunaan pupuk dan hasil panen serta evaluasi terhadap efektivitas dan efisiensi penggunaan pupuk bertujuan untuk meningkatkan produktivitas perkebunan sawit.
“Kelompok tani ini mendapatkan pendampingan teknis dari tim pupuk Nusantara Unhan RI yang terdiri dari dosen dan kadet mahasiswi dalam hal pemilihan pupuk yang sesuai, cara aplikasi yang benar, dan pemantauan kondisi tanaman untuk memastikan pertumbuhan yang optimal,” tutup Nurhadiyanta. (rw)
-
GAYA HIDUP2 hari agoEkonomi Lagi Sulit? Ini 9 Cara Healing Murah Meriah Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoKasus Ajudan Gubernur Kaltim Usai Demo, Bagaimana Perkembangan Terbarunya?
-
POLITIK2 hari agoWagub Seno Aji Minta Maaf ke Prabowo Usai Absen Rakornas, Pilih Tangani Karhutla Kaltim
-
POLITIK3 hari agoUsai Demo Besar di Samarinda, Ini Janji Rudy Mas’ud kepada Mahasiswa
-
EKONOMI DAN PARIWISATA2 hari agoAntrean BBM di Kaltim Belum Tuntas, Rudy Mas’ud Minta Pertamina Jaga Pasokan
-
GAYA HIDUP2 hari agoGaji Cepat Habis Padahal Baru Gajian? Ini 7 Kebiasaan yang Perlu Diubah
-
KUKAR2 hari agoKota Bangun Perkuat Potensi Pangan dan Perikanan, Produk Ikan Asin Kukar Disebut Tembus Ekspor
-
BALIKPAPAN1 hari agoPadel Makin Dilirik di Balikpapan, Berapa Biaya Main dan Bagaimana Cara Memulainya?

