OLAHRAGA
Tak Dipermanenkan Borneo FC, Ini Statistik Lengkap Rizky Dwi Febrianto
Borneo FC memutuskan tak mempermanenkan Rizky Dwi setelah masa peminjamannya berakhir. Klub belum menjelaskan alasannya, namun erat dikaitkan dengan prospek Ezzi Buffon dan Rizdjar sebagai pelapis Fajar Fathur Rahman di pos bek kanan. Terlepas dari itu, berikut adalah statistik lengkap bek 27 tahun selama membela Pesut Etam.
Sejak musim 2021/22 hingga 2022/23 Rizky Dwi berstatus sebagai bek kanan utama Arema FC. Pada musim terakhirnya, ia bermain 36 kali di semua ajang, dengan kontribusi 4 gol dan 1 asis. Rizky bahkan turut mengantarkan Singo Edan mengangkat trofi Piala Presiden 2022 di Stadion Segiri.
Selepas itu, pemain asal Jember ingin mencoba tantangan baru. Kebetulan, Borneo FC sedang mencari pesaing serius Fajar Fathur Rahman di pos bek kanan. Sehingga terjadilah transaksi peminjaman Rizky Dwi Febrianto dari Arema FC dengan durasi 1 musim.
Sejak awal dia tahu bahwa kesempatan bermainnya di Pesut Etam akan kecil. Fajar, selain diplot sebagai pemain U-23 langganan starter, juga menunjukkan performa yang konsisten sepanjang musim. Belum lagi persaingan dengan duo junior; Ezzi Buffon dan Rizdjar Nurfiat, serta kapten Diego Michiels yang meski lebih sering bermain di posisi bek tengah, namun sejatinya dia adalah bek kanan.
Pelapis Serbaguna
Sesuai dugaan, Rizky lebih sering diandalkan sebagai pemain spesialis akhir babak kedua. Karakternya yang ngotot dan punya kecepatan acapkali mampu memberi energi baru di lapangan.
Selain itu, dia mampu bermain di posisi bek kanan dan kiri. Sehingga memudahkan pelatih meracik taktik. Terlebih, pemain berposisi bek kiri murni di tim hanya Leo Guntara sepeninggal Abdul Rachman. Baru pada jelang akhir musim masuk pemain muda Dandy Sonriza.
Meski begitu, Rizky beberapa kali melakukan blunder ketika bermain di posisi bek kiri. Gaya bertahan dan menyerangnya tak seeksplosif seperti ketika bermain di posisi aslinya. Apalagi dia pemain yang mengandalkan kaki kanan sebagai kaki terkuatnya.
Terlepas dari semua itu, Rizky telah berperan besar di permainan dalam statusnya sebagai pemain pelapis. Walau beberapa kali di-bully oleh pendukung Borneo FC, terutama ketika bermain di kiri. Pada akhirnya banyak fans yang menyayangkan keputusan klub yang enggan mempermanenkannya.
Sampai saat ini, belum diketahui apakah klub yang tidak menyodori kontrak permanen, atau si pemain yang ingin pergi ke klub lain demi menit bermain.
Statistik Rizky Dwi di Borneo FC
Total ia bermain sebanyak 28 kali (739 menit), dengan rincian di reguler series 25 kali, sisanya di championship series. Dari 28 laga itu, ia bermain sebagai starter sebanyak 5 kali. Dua kali di posisi bek kiri, 3 di pos bek kanan.
Serangan
Sebagai full back modern, Rizky kerap membantu penyerangan timnya. Normalnya bek sayap jarang melakukan tembakan, karena tugas utamanya adalah membantu build up dan melepas umpan silang. Namun eks Kalteng Putra berhasil melepaskan 9 kali upaya tembakan, 7 di antaranya tepat sasaran, dan 1 kali berbuah gol spektakuler ke gawang Persib.
Permainan Tim
Borneo FC musim ini lebih mengandalkan permainan cepat, mengalirkan bola dari kaki ke kaki. Rizky Dwi total membuat 458 operan, dengan 382 kali tepat sasaran. Rasio akurasinya 83,41 persen. Bagus banget ini!
Pertahanan
Naluri bertahannya juga cukup baik. Sepanjang 28 kali bermain, dia membuat 19 tekel, 31 intersep, dan 14 sapuan.
Disiplin
Karena kerap bermain keras, ia total mendapat hadiah 3 kartu kuning, tanpa kartu merah langsung atau kartu kuning kedua, melakukan 12 pelanggaran, dan sekali terjebak offside.
Pernyataan Perpisahan Borneo FC dan Rizky Dwi
“Mewakili klub, saya ucapkan banyak terima kasih untuk Rizky Dwi yang mampu memberi kontribusi untuk Pesut Etam di musim 2023/2024. Semoga sukses di karier berikutnya,” ujar sekretaris tim, Farid di laman resmi klub.
“Terima kasih buat manajemen, pelatih, dan masyarakat Samarinda yang sudah menerima saya selama ini, semoga manyala untuk Borneo FC di musim depan,” kata Rizky Dwi. (dra)
-
SAMARINDA5 hari agoRatusan Sopir Truk Demo di Balai Kota Samarinda, Tolak Pembatasan Kupon Biosolar dan Blokir Fuel Card
-
HIBURAN3 hari agoAkhir Pekan di Temindung Creative Hub, 111 Film Pendek Ikut Festival Film Kaltim
-
BALIKPAPAN4 hari agoMulai 1 September, Aturan Baru BBM Subsidi Balikpapan: Mobil Isi Pertalite Pukul 22.00-06.00 WITA
-
KUKAR3 hari agoKarnaval GEAR Ultima Yamaha Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Ribuan Warga Bukit Pariaman Antusias
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoAnggaran Dishut Kaltim Sempat Dipangkas 60 Persen, Dikembalikan untuk Tangani Karhutla
-
SAMARINDA16 jam agoMuka Air Turun 20 Sentimeter, Bendungan Lempake Diperkirakan Hanya Bertahan 2 Minggu
-
OLAHRAGA13 jam agoTurnamen Biliar Deadline Headline Bola 9 di De Ale Diikuti 64 Peserta, PWI Kaltim Dorong Lahirnya Talenta Baru
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoDebit Sungai Mahakam Menyusut, Air Laut Mulai Masuk tapi Pasokan Air Baku Kaltim Disebut Aman

