VIRAL
Pengakuan Pria Viral Injak Al-Qur’an: Maaf Saya Kurang Iman
Polisi berhasil menangkap seorang pria dan istrinya yang viral beberapa waktu lalu yang menantang umat Islam dan menginjak Al-Qur’an. Dalam pengakuannya ia mengaku kurang iman sehingga melakukan perbuatan tersebut.
Dalam mengakuannya, CER alias Dika Eka (25) selaku tersangka yang membuat video mengungkapkan pengakuan di balik pembuatan video tersebut. Awalnya, pria penginjak Al Quran itu menyampaikan permohonan maaf secara terbuka di depan awak media saat konferensi pers, Kamis (5/5/2022) malam. Dia mengaku perbuatannya itu didasari karena kurang iman dalam beragama.
“Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat terutama kepada seluruh masyarakat Islam yang ada di Indonesia dan luar Indonesia,” ujar CER ditulis Minggu (8/5/2022), dilansir dari detikcom.
Dia mengaku tidak berniat melecehkan agama Islam. Terlebih, dia dan istrinya SL (24) yang terlibat sebagai pengunggah video juga masih beragama Islam.
“Saya benar-benar sangat menyesal, saya melakukan itu bukan semata-mata niat dalam hati untuk melecehkan agama dengan menginjak Al Quran tapi itu semua dikarenakan saya kurang iman dalam ajaran agama Islam,” ujarnya.
Meski tersangka sudah melakukan permohonan maaf secara terbuka, pihak kepolisian menegaskan proses hukum akan tetap berlanjut.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin mengatakan, kasus tersebut bermula dari hubungan rumah tangga yang kurang harmonis. Video itu dibuat pada tahun 2020 lalu di Perbawati, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi. Karena istri kesal dan sempat terlibat cekcok saat berlibur ke Pelabuhan Ratu, ia lantas menggunggah video tersebut hingga viral di media sosial.
Kedua pelaku dijerat pasal berlapis yaitu Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2) UU nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dengan ancaman penjara 6 tahun penjara.
“Selain itu tersangka juga kami jerat pasal 156A KUHP tentang penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tandasnya. (redaksi)
-
MAHULU3 hari agoBuka Isolasi Mahulu, Pembangunan Bandara Ujoh Bilang Sudah 89 Persen Ditargetkan Beroperasi Februari 2026
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoPemprov Kaltim Kebut Cetak Sawah 20 Ribu Hektare, Targetkan Swasembada Pangan Mandiri pada 2026
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoBawa 57 Mobil Dinas untuk Kunker, Rombongan Gubernur Kaltim Cek Jalan Rusak hingga Mahulu
-
GAYA HIDUP4 hari agoKaltim Diprediksi Hujan Berangin Pekan ini, Berikut Tips Jaga Kesehatan Wajib
-
BERITA5 hari agoBukan Pandemi Baru, Ini Fakta “Superflu” yang Bikin Kasus Rawat Inap di AS Melonjak
-
SAMARINDA3 hari agoMinggu Malam, Ustaz Das’ad Latif Bakal Isi Tabligh Akbar di Penutupan Pekan Raya Kaltim 2026
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoMembaca Arah Pariwisata 2026: Dimotori Gen Z, Ini 6 Tren Wisata yang Bakal Mendominasi
-
NUSANTARA4 hari agoMemasuki 2026, Otorita IKN Tegaskan Arah Nusantara sebagai Ibu Kota Politik 2028
