BALIKPAPAN
Dishub Balikpapan akan Tambah Pemasangan Pelican Crossing pada 2025
Pada tahun 2025 mendatang, Dishub Balikpapan berencana menambah PCTL di sejumlah titik jalan protokol untuk mempermudah para pejalan kaki.
Untuk meningkatkan fasilitas keselamatan bagi pejalan kaki dan pengendara, Pemerintah Kota melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan berencana menambah pemasangan Pelican Crossing Traffic Light (PCTL) di sejumlah titik jalan protokol pada 2025 mendatang.
Hal tersebut dilakukan sebagai Alat Pengatur Lalu Lintas (APLL) Kota Balikpapan.
Sebagai informasi, saat ini Dishub Balikpapan sudah memasang empat Pelican Crossing Traffic Light (PCTL), yang dilengkapi dengan fitur tombol tanpa sentuh alias Touchless untuk menyeberang.
Lokasi PCTL ini berada di area depan Gedung Parkir, depan Polresta, depan Kantor Wali Kota dan depan Terminal BP.
Dengan fitur tombol tersebut, maka Warning Ligt (WL) akan berfungsi otomatis mengatur perubahan warna lampu peringatan.
Sehingga kendaraan yang melintas dapat menurunkan laju kendaraan, untuk mempersilakan pejalan kaki menyeberang.
“Kami (Dishub Balikpapan, red) berencana menambah pemasangan Warning Light di jalan protokol yang ada di Balikpapan,” ungkap Kepala Dishub Balikpapan, Adwar Skenda Putra, beberapa waktu lalu.
Sasaran titik-titik PCTL diprioritaskan pada area sekolah agar memberikan keamanan bagi siswa-siswi yang hendak menyeberang untuk pemenuhan zona selamat sekolah atau ZoSS.
“Jadi pemasangan itu khususnya di jalan yang ada sekolahnya. Contohnya sekolah yang berada di wilayah Karang Bugis, Jalan Ahmad Yani, di mana di daerah tersebut terdapat dua sekolah SD,” ucap pria yang karib disapa Edo itu.
Meskipun, ditahun ini Dishub Balikpapan juga berencana akan memasang Warning Light di jalan Marsma Iswahyudi, Balikpapan Selatan, tepatnya di depan kantor Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar).
“Kami masih mengusulkan, sebab anggaran masih dalam pembahasan. Sedangkan untuk jalan yang membutuhkan Warning Light ada, jalan Ahmad Yani, Jendral Sudirman, Marsma Iswahyudi, Letjen Suprapto, MT. Haryono dan Soekarno – Hatta,” ucapnya.
Dia menyampaikan, kurang lebih sebanyak 20-an Warning Light yang dibutuhkan Dishub Balikpapan untuk meningkatkan fasilitas keselamatan bagi pejalan kaki saat hendak menyeberang.
“Pemasangan Warning Light harus melihat kondisi jalan yang akan dilalui oleh warga Balikpapan, sebab kalau sepi, ya untuk apa di pasang, karena tidak berfungsi dengan maksimal,” tuturnya.
Edo juga berharap bagi pengendara untuk memelankan/menghentikan kendaraanya ketika melihat pejalan kaki yang ingin menyeberang. (lex/rw)
-
KUKAR5 hari agoPegawai Diskominfo Kukar Jadi Tersangka, Bakar Ruang Rapat karena Kesal Jadi Bahan Olokan
-
BERAU22 jam agoHUT RI ke-81, Dispar Kaltim Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Pulau Miang
-
OLAHRAGA5 hari agoPWI Kaltim Gelar Turnamen Biliar 9 Ball Piala Ketua PWI, Semarak HUT ke-81 RI
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoDua Dekade Tak Ada Upacara, PWI Kaltim Hidupkan Lagi Tradisi HUT Kemerdekaan
-
NUSANTARA9 jam ago9.405 Narapidana di Kaltim-Kaltara Terima Remisi HUT RI, 203 Langsung Bebas
-
SAMARINDA2 jam agoParkir Berlangganan Samarinda 2026 Mulai Diuji Coba, Pemkot Siapkan Satgas Berantas Jukir Liar

