PPU
Expo IKN 2024 Jadi Magnet untuk Tarik Investor
Pertama kali digelar, banyak daerah lain yang berpartisipasi pada Expo IKN. Bahkan Expo ini bisa menjadi magnet untuk menarik investor.
Expo IKN 2024 di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, menjadi magnet untuk menarik investor ke daerah ini.
Terdapat kurang lebih 150 stan yang diisi oleh instansi, perusahaan, maupun organisasi atau lembaga dari Kabupaten Penajam Paser Utara.
Selain itu, stan juga diisi dari luar daerah, serta diisi usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang menjual berbagai macam jajanan dengan harga terjangkau.
Expo IKN digelar 15-17 Agustus 2024 tersebut juga dirangkai dengan hiburan rakyat, dan forum investasi memaparkan peluang investasi dengan narasumber dari dalam maupun luar negeri.
“Kegiatan Expo IKN yang diadakan adalah magnet untuk menarik para investor atau penanam modal ke Kabupaten Penajam Paser Utara,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono, yang juga Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Penajam, Kaltim, Jumat 16 Agustus 2024.
Basuki mengapresiasi Expo IKN, yang baru pertama kalinya digelar Pemerintah Kabupaten Penajam tersebut, saat melihat langsung gelaran tersebut.
“Baru pertama kali diadakan, tapi sudah banyak daerah lain yang berpartisipasi, ada Jawa Tengah, Tangerang, Kalimantan Tengah, dan lainnya,” jelasnya.
Partisipasi daerah lain merupakan bukti potensi yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara, lanjut dia, sehingga sudah waktunya Kabupaten Penajam Paser Utara bangkit mengembangkannya.
Menurut dia, apabila Kabupaten PPU bisa memanfaatkan potensi yang dimiliki, sebagai daerah mitra Kota Nusantara, maka PPU bisa mengiringi laju pembangunan ibu kota baru Indonesia itu.
Salah satu potensi yang dilirik investor di Kabupaten Penajam Paser Utara adalah ketersediaan pangan.
Menurut Basuki, apabila belasan ribu hektare lahan yang dimiliki dikelola dengan baik bisa menjadi lumbung pangan bagi Kota Nusantara.
“Kegiatan ekspo yang baru pertama kali, kami yakini bisa tarik minat investor, karena sebagai daerah mitra ibu kota baru Indonesia,” tambah Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara Makmur Marbun.
Target investasi pada 2023 mencapai Rp2 triliun dan terealisasi 92 persen. Harapannya, target pada 2024 meningkat seiring perkembangan Kota Nusantara. (rw)
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoCuma Disokong Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Sukses Gerakkan Ekonomi Samarinda
-
SAMARINDA5 hari agoBukan Pasar Musiman Biasa, Dispar Kaltim Apresiasi Kampung Ramadan Temindung yang Jadi Magnet Ngabuburit Baru Samarinda
-
NUSANTARA4 hari agoDua Hari Safari di IKN, Menag Nasaruddin Umar Bicara Toleransi hingga Kota yang Dirindukan
-
NUSANTARA4 hari agoMenag Gagas Istiqlal dan IKN Jadi ‘Masjid Kembar’, Siapkan Beasiswa Ulama via LPDP
-
NUSANTARA4 hari agoRun The City by Grand Filano Jadi Cara Baru Anak Muda untuk Menikmati Olahraga Sambil Hangout Bareng
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoBukan Sekadar Gelar, Pemprov Kaltim dan KPK Saring Ketat Kandidat Desa Antikorupsi 2026
-
KUTIM2 hari agoAkhiri Penantian 13 Tahun, Jembatan Sungai Nibung Rp176 Miliar Resmi Beroperasi di Kutai Timur
-
KUTIM2 hari agoTinggalkan Era Jual Bahan Mentah, Gubernur Rudy Mas’ud Kebut Hilirisasi di KEK Maloy

