SAMARINDA
Konstruksi Terowongan Samarinda Ditargetkan Rampung April 2025
Kini progres pembangunan Terowongan Samarinda sudah mencapai 85 persen. Seluruh pekerjaan konstruksi diperkirakan rampung pada April tahun depan. Kontraktor pastikan keamanan terowongan.
Megaproyek Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda Terowongan Samarinda yang sudah dimulai sejak tahun 2023 terus dikebut meski melalui beragam lika-liku pembangunan.
Mulai dari pembebasan lahan warga yang memakan waktu panjang, polemik dengan aset Rumah Sakit Islam milik Pemerintah Provinsi, hingga hal teknis lain.
Menjelang akhir tahun 2024, pembangunan Terowongan Samarinda justru menunjukkan progres yang cukup baik. Per 27 Desember 2024, progresnya mencapai 85,549 persen.
Pengerjaan dari 2 sisi, yakni sisi Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Kakap sudah bisa ditembus. Menyisakan ketebalan 5 meter yang akan ditembus perlahan secara bergantian.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Terowongan Samarinda Rezky Samudra mencatat panjang terowongan secara keseluruhan sekitar 690-700 meter. Nantinya akan beroperasi untuk kendaraan searah.
“Di April target untuk semua konstruksinya, kita sambil jalan. Untuk pengoperasian, memang lebih afdol kita meminta rekomendasi dari KKJTJ untuk kelayakan secara teknis.” kata Rezky Jumat, 27 Desember 2024.
KKJT sendiri merupakan singkatan dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ). Rezky bilang, lembaga tersebut memang memberi rekomendasi dari segi kelayakan terowongan, termasuk Terowongan Samarinda.
Sehingga ketika pembangunan sudah rampung, masih perlu adanya peninjauan atau siding pleno untuk memastikan kelayakan opersional. Barulah bisa ditentukan waktu pemanfaatan terowongan.
Di samping itu, Resky bilang pihaknya sudah melakukan beragam upaya untuk memastikan keamanan Terowongan Samarinda. Baik itu saat pembangunan, maupun setelahnya.
“Jadi terowongan kami bisa dibilang paket lengkap untuk pengamanan, mulai saat proses penggalian terowongan, ssetelahnya kita pasang baja untuk pengamanan pertama.”
“Setelah itu kami lakukan penyemprotan beton untuk melindungi , setelah itu baru pembesian dan lainnya.”
Pun di segmen tertentu yang dinyatakan rawan, Rezki bilang sudah diperkuat dengan perlindungan tambahkan. Sehingga secara keseluruhan, konstruksi Terowongan Teras Samarinda dipastikan aman.
Untuk keamanan penggunaan Terowongan Samarinda, Rezky menyebut sudah menyiapkan mitigasi risiko. Nantinya aka nada pemasangan tanda emergency untuk kondisi darurat, hydrant, hingga drainase.
“Jadi untuk keamanan sudah dibuat, nanti juga ada uji kelayakan dan sidang sebelum dioperasikan,” pungkasnya. (ens)
-
OLAHRAGA4 hari agoAmar Brkic Pecahkan Rekor 13 Tahun di Borneo FC, Golnya Bukan Sekadar Penentu Kemenangan
-
SAMARINDA2 hari agoAir Sungai Karang Mumus Mendadak Hijau, DLH Samarinda Selidiki Dugaan Pencemaran
-
PARIWARA4 hari agoWarga Samarinda Beli Yamaha NMAX, Malah Bawa Pulang Fazzio Gratis
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoAduan Upah Karyawan PT Ekaliya Purnamasari, Seno Aji Minta Disnakertrans Turun Tangan
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoBanyak Kendaraan Perusahaan Masih Pakai Pelat Luar Kaltim, Diminta Segera Ganti KT
-
OLAHRAGA4 hari agoBorneo FC Bawa Modal 5 Gol ke Markas PSS, Tapi Ada Tantangan yang Menanti
-
NUSANTARA2 hari agoEmpat Bocah Samarinda dan Seekor Bekantan: Kisah Kecil yang Mengajarkan Arti Peduli
-
OLAHRAGA3 hari agoMenang di Kandang PSS, Mauro Jeronimo Ungkap Pekerjaan Rumah Borneo FC

