PARIWARA
Teras Samarinda Ramai Dikunjungi saat Libur Panjang, Warga Menikmati Pesona Mahakam
Libur panjang sekolah dari pertengahan Juni hingga awal Juli 2025 menjadi momen ideal bagi masyarakat untuk berekreasi. Masa libur kenaikan kelas yang dimulai sejak 16 Juni dan berakhir 12 Juli, dengan pembagian rapor pada 14 Juni, dimanfaatkan warga untuk mengunjungi berbagai destinasi lokal. Salah satu yang ramai dikunjungi adalah Teras Samarinda.
Teras Samarinda yang berada di tepi Sungai Mahakam, tepatnya di kawasan Jalan Gajah Mada, menawarkan panorama sungai yang menenangkan. Pemandangan matahari terbenam dan lalu-lalang kapal menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Fitri, salah satu warga yang datang bersama keluarganya, menilai lokasi ini sangat cocok untuk bersantai.
“Ruangnya terbuka dan lokasinya strategis. Cocok untuk tempat kumpul santai,” ujarnya.
Ia juga menyebut tempat ini kerap menjadi lokasi kegiatan masyarakat seperti pertunjukan seni dan acara pemerintahan. “Semua difasilitasi dengan baik,” tambahnya.
Namun begitu, Fitri berharap adanya peningkatan fasilitas pascaevent besar, terutama dalam hal kebersihan, serta penambahan toilet dan tempat duduk.
Hal serupa diungkapkan Nabila, pengunjung lainnya yang menikmati suasana teduh dan sajian jajanan UMKM di sekitar area. “Enak buat bersantai sore sambil makan cemilan,” katanya.
Meski demikian, Nabila menilai jumlah tenant makanan masih terbatas. Saat itu, hanya dua tenant yang terlihat beroperasi. “Mungkin bisa ditambah lagi tempat jajannya,” harapnya.
Teras Samarinda sendiri dirancang sebagai ruang publik terbuka yang inklusif, dilengkapi fasilitas pendukung seperti musala, toilet, jalur disabilitas, serta akses langsung ke panorama ikonik Sungai Mahakam yang tak pernah kehilangan pesonanya. (chanz/sty)
-
OLAHRAGA4 hari agoCetak Sejarah di Mandalika, Wahyu Nugroho Antar Yamaha Racing Indonesia Raih Kemenangan Perdana SS600 ARRC
-
OLAHRAGA14 jam agoPWI Kaltim Gelar Turnamen Biliar 9 Ball Piala Ketua PWI, Semarak HUT ke-81 RI
-
KUKAR13 jam agoPegawai Diskominfo Kukar Jadi Tersangka, Bakar Ruang Rapat karena Kesal Jadi Bahan Olokan

