SAMARINDA
Dinilai Tangguh Hadapi Bencana, Samarinda Bawa Pulang Penghargaan Arindama di HUT Kaltim
Pemkot Samarinda raih Penghargaan Arindama Bidang Penanggulangan Bencana di HUT ke-69 Kaltim. Wawali Saefuddin Zuhri sebut ini hasil kerja kolektif mitigasi bencana.
Konsistensi Kota Samarinda dalam membangun sistem mitigasi dan penanganan darurat membuahkan hasil manis. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda sukses menyabet Penghargaan Arindama Bidang Penanggulangan Bencana pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalimantan Timur.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan dalam upacara peringatan HUT yang digelar di Stadion Madya Gelora Kadrie Oening, Sempaja. Jumat 9 Januari 2026. Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, hadir mewakili pemerintah kota untuk menerima apresiasi tersebut secara langsung.
Capaian ini dinilai sebagai bukti validasi atas keseriusan Pemkot Samarinda dalam membangun kota yang tangguh, responsif, dan adaptif terhadap risiko bencana.
Bukan Kerja “One Man Show”
Usai menerima penghargaan, Saefuddin Zuhri menegaskan bahwa piala ini bukan milik perorangan, melainkan simbol keberhasilan gotong royong. Menurutnya, sistem penanggulangan bencana yang kuat tidak bisa berdiri hanya dengan instruksi dari atas, melainkan butuh eksekusi lapangan yang solid.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah serta dukungan aktif masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana,” ungkap Saefuddin.
Ia memastikan, apresiasi dari pemerintah provinsi ini akan menjadi bahan bakar tambahan bagi Pemkot untuk terus memperkuat infrastruktur mitigasi demi melindungi keselamatan warga Kota Tepian.
Meritokrasi, Bukan Basa-basi
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa Penghargaan Arindama—yang Ia berikan kepada kabupaten/kota berkinerja tinggi—bukanlah sekadar ritual seremonial ulang tahun provinsi.
Gubernur menekankan pentingnya budaya meritokrasi. Penghargaan ini adalah instrumen untuk memacu daerah agar berlomba-lomba memberikan pelayanan publik yang konkret, bukan sekadar laporan di atas kertas.
“Penghargaan ini harapannya menjadi pemicu semangat bagi pemerintah daerah dan aparatur kewilayahan untuk terus berinovasi, bekerja profesional. Serta menghadirkan pelayanan yang terasa langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Gubernur Rudy dalam amanatnya.
Selain penghargaan untuk kabupaten/kota, Pemprov Kaltim juga memberikan apresiasi kepada Camat Berprestasi sebagai bentuk pengakuan terhadap ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan warga.
Momentum HUT ke-69 ini menjadi ajang refleksi bagi seluruh pemerintah daerah di Kaltim untuk memperkuat sinergi, memastikan pembangunan tidak hanya mengejar fisik, tetapi juga menjamin rasa aman dan kesejahteraan masyarakat. (ens)
-
SAMARINDA5 hari agoRatusan Sopir Truk Demo di Balai Kota Samarinda, Tolak Pembatasan Kupon Biosolar dan Blokir Fuel Card
-
HIBURAN3 hari agoAkhir Pekan di Temindung Creative Hub, 111 Film Pendek Ikut Festival Film Kaltim
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoAnggaran Dishut Kaltim Sempat Dipangkas 60 Persen, Dikembalikan untuk Tangani Karhutla
-
BALIKPAPAN4 hari agoMulai 1 September, Aturan Baru BBM Subsidi Balikpapan: Mobil Isi Pertalite Pukul 22.00-06.00 WITA
-
KUKAR3 hari agoKarnaval GEAR Ultima Yamaha Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Ribuan Warga Bukit Pariaman Antusias
-
SAMARINDA16 jam agoMuka Air Turun 20 Sentimeter, Bendungan Lempake Diperkirakan Hanya Bertahan 2 Minggu
-
OLAHRAGA13 jam agoTurnamen Biliar Deadline Headline Bola 9 di De Ale Diikuti 64 Peserta, PWI Kaltim Dorong Lahirnya Talenta Baru
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoDebit Sungai Mahakam Menyusut, Air Laut Mulai Masuk tapi Pasokan Air Baku Kaltim Disebut Aman

