SAMARINDA
Sisihkan 200 Pesaing, 5 Pemuda Samarinda Dikirim Pelatihan Operator Forklift ke PPSDM Migas Cepu
Disnaker Samarinda kirim 5 peserta terbaik ke PPSDM Migas Cepu untuk pelatihan operator forklift bersertifikat BNSP. Mereka terpilih setelah menyisihkan 200 pendaftar.
Lima pemuda asal Kota Samarinda berhasil mengamankan tiket emas untuk mengikuti pelatihan operator alat berat berskala nasional. Mereka terpilih mewakili Kota Tepian setelah menyisihkan ratusan pendaftar dalam seleksi ketat yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat. Sehingga mereka telah dipastikan layak.
Kelima peserta ini secara resmi dilepas oleh Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, di Balai Kota Samarinda, pada Kamis 22 Januari 2026.
Mereka juga dijadwalkan mengikuti Pelatihan Nasional Operator Forklift (Pesawat Angkat, Angkut, dan Juru Ikat Beban) di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Migas Cepu, Blora, Jawa Tengah.
Lolos Seleksi Ketat
Kepala Disnaker Kota Samarinda, Yuyum Puspitaningrum, mengungkapkan bahwa proses seleksi tahun ini berjalan sangat kompetitif. Maka dari itu, dari total 200 pendaftar yang masuk pada periode Desember 2025 lalu, hanya lima orang yang dinilai memenuhi kualifikasi standar industri.
“Prosesnya bertahap, mulai dari administrasi hingga ujian tertulis. Kita pastikan transparan untuk mencari kandidat terbaik,” jelas Yuyum.
Program ini juga menjadi angin segar bagi pencari kerja di Samarinda, mengingat pada tahun 2025 program serupa sempat vakum akibat efisiensi anggaran.
Kini, dengan dukungan Kementerian ESDM, peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan teknis, tetapi juga Sertifikat Izin Operator (SIO) dan Sertifikat Kompetensi Kerja (BNSP) yang menjadi modal vital untuk menembus industri migas.
Daftar Peserta Terpilih
Adapun lima peserta yang diberangkatkan untuk menjalani pelatihan intensif mulai 22 Januari hingga 13 Februari 2026 adalah:
- M. Muharram Fachrurrozi
- Ariya Panuntun
- M. Rivan Radismawan
- M. Amiruddin Ami Syahputra
- Farrel Auzan Ghifiary
Pesan Wakil Wali Kota
Dalam momen pelepasan, Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri mengingatkan para peserta agar tidak menyia-nyiakan kesempatan langka ini. Menurutnya, akses pelatihan di PPSDM Migas merupakan privilese yang diperebutkan banyak orang, termasuk dari wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Terluar).
“Kesempatan tidak datang dua kali. Gunakan waktu pelatihan untuk belajar sungguh-sungguh, mengasah kemampuan, dan meningkatkan keterampilan. Kalian adalah putra-putra terbaik yang dipercaya mewakili Kota Samarinda,” tegas Saefuddin.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga etika dan kedisiplinan selama berada di asrama pelatihan di Jawa Tengah.
“Jaga diri dengan baik, patuhi seluruh aturan, dan bawa pulang ilmu yang bermanfaat untuk kemajuan daerah,” tambahnya.
Melalui program ini, Pemkot Samarinda juga menargetkan lahirnya tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi teknis mumpuni dan siap bersaing di pasar kerja industri nasional yang kian ketat. (ens)
-
SAMARINDA3 hari agoPolresta Samarinda Amankan 37 Orang Dugaan Pencurian Kabel Bermodus Penggalian Jalan
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoKarhutla Kaltim Mulai Menurun, Apakah Ancaman Asap dan Kekeringan Sudah Berakhir?
-
OLAHRAGA2 hari agoAmar Brkic Pecahkan Rekor 13 Tahun di Borneo FC, Golnya Bukan Sekadar Penentu Kemenangan
-
SAMARINDA5 hari agoLebih dari 60 Titik Galian Ditemukan di Samarinda, Dugaan Pencurian Kabel Bikin Wali Kota Turun Tangan
-
PARIWARA2 hari agoWarga Samarinda Beli Yamaha NMAX, Malah Bawa Pulang Fazzio Gratis
-
OLAHRAGA2 hari agoBorneo FC Bawa Modal 5 Gol ke Markas PSS, Tapi Ada Tantangan yang Menanti
-
SEPUTAR KALTIM10 jam agoAduan Upah Karyawan PT Ekaliya Purnamasari, Seno Aji Minta Disnakertrans Turun Tangan
-
BALIKPAPAN4 hari agoPasokan Air Bersih Balikpapan Terbatas, Ini Cara Mengatur Kebutuhan Air di Rumah

