SEPUTAR KALTIM
Awas Penularan Campak Saat Silaturahmi Idulfitri, Dinkes Kaltim Minta Orang Tua Cek Imunisasi Anak
Dinkes Kaltim imbau orang tua lengkapi imunisasi dasar anak untuk cegah penularan campak saat momen silaturahmi Lebaran Idulfitri 1447 H.
Menjelang momen mudik dan kumpul keluarga pada Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, ancaman penularan penyakit campak pada anak patut diwaspadai.
Merespons peringatan (warning) dari pemerintah pusat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mewanti-wanti para orang tua untuk segera mengecek dan melengkapi status imunisasi anak-anak mereka.
Kepala Dinkes Kaltim, dr. Jaya Mualimin, menegaskan bahwa tameng paling ampuh untuk melindungi anak dari paparan virus campak adalah lewat pemberian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) sedari balita. Yang kemudian diteruskan dengan imunisasi lanjutan saat anak memasuki bangku sekolah.
“Untuk anak balita dan anak sekolah harus diberikan vaksin melalui imunisasi dasar lengkap serta imunisasi anak sekolah. Vaksin campak sendiri merupakan vaksin rutin yang wajib diberikan agar anak memiliki kekebalan terhadap penyakit tersebut,” ujar dr. Jaya Mualimin.
Risiko Fatal Tanpa Vaksin
Jaya membeberkan, tren lonjakan kasus campak di lapangan nyaris selalu didominasi oleh kelompok anak-anak yang belum atau terlewat mendapatkan vaksinasi. Tanpa perlindungan vaksin, virus campak bisa memicu gejala klinis yang jauh lebih parah dan membahayakan keselamatan jiwa.
Sebaliknya, jika anak sudah mengantongi imunisasi lengkap, sistem kekebalan tubuh mereka sudah mengenali virus tersebut. Sehingga gejala yang timbul umumnya jauh lebih ringan.
“Peningkatan kasus campak sering terjadi pada anak yang tidak mendapatkan vaksin. Jika mereka tertular, gejalanya bisa sangat berat. Namun pada anak yang sudah divaksin, biasanya gejalanya lebih ringan,” jelasnya.
Hati-hati Berinteraksi dengan Balita
Mengingat tradisi silaturahmi Lebaran sangat identik dengan kerumunan dan kontak fisik antarkerabat, Dinkes Kaltim mengimbau masyarakat untuk ekstra waspada dalam menjaga kebersihan.
Orang dewasa diminta lebih berhati-hati saat berinteraksi dengan bayi dan balita, mengingat kelompok usia ini masih sangat rentan terhadap berbagai penularan penyakit infeksi.
Sebagai langkah antisipasi proaktif, Dinkes Kaltim mengajak para orang tua yang merasa jadwal imunisasi anaknya belum tuntas untuk segera mendatangi fasilitas layanan kesehatan (faskes) terdekat.
Optimalisasi layanan imunisasi di faskes ini diharapkan mampu memutus mata rantai penularan campak selama musim libur Lebaran. (ens)
-
GAYA HIDUP4 hari agoEkonomi Lagi Sulit? Ini 9 Cara Healing Murah Meriah Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
POLITIK4 hari agoWagub Seno Aji Minta Maaf ke Prabowo Usai Absen Rakornas, Pilih Tangani Karhutla Kaltim
-
SAMARINDA2 hari agoPolresta Samarinda Amankan 37 Orang Dugaan Pencurian Kabel Bermodus Penggalian Jalan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoAntrean BBM di Kaltim Belum Tuntas, Rudy Mas’ud Minta Pertamina Jaga Pasokan
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoKarhutla Kaltim Mulai Menurun, Apakah Ancaman Asap dan Kekeringan Sudah Berakhir?
-
SAMARINDA3 hari agoLebih dari 60 Titik Galian Ditemukan di Samarinda, Dugaan Pencurian Kabel Bikin Wali Kota Turun Tangan
-
BALIKPAPAN4 hari agoPadel Makin Dilirik di Balikpapan, Berapa Biaya Main dan Bagaimana Cara Memulainya?
-
KUKAR4 hari agoKota Bangun Perkuat Potensi Pangan dan Perikanan, Produk Ikan Asin Kukar Disebut Tembus Ekspor

