BALIKPAPAN
DPRD Balikpapan Dukung Penutupan Median Jalan Agung Tunggal, Dinilai Efektif Atasi Macet
Komisi III DPRD Kota Balikpapan menyatakan dukungan terhadap kebijakan rekayasa lalu lintas berupa penutupan median jalan di kawasan Jalan Agung Tunggal.
Langkah yang diinisiasi Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan ini dinilai menjadi solusi efektif untuk mengurai kemacetan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari yang selama ini kerap dikeluhkan warga.
Rekayasa Lalu Lintas Dinilai Mampu Urai Kemacetan
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, mengatakan kebijakan penutupan median jalan merupakan langkah tepat dalam mengatasi kepadatan kendaraan di kawasan tersebut.
Menurutnya, Jalan Agung Tunggal selama ini sering mengalami kemacetan panjang karena menjadi jalur alternatif bagi pengendara dari wilayah Damai menuju Balikpapan Baru.
“Selama ini sering terjadi kemacetan panjang, padahal itu bukan jalan utama. Kami sangat mendukung langkah penutupan median jalan ini untuk mengurangi kejenuhan dan kepadatan arus lalu lintas,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Kebijakan ini sendiri merupakan hasil kesepakatan antara Dishub Balikpapan bersama Forum Lalu Lintas sebagai upaya penataan sistem transportasi kota.
Yusri juga mengapresiasi inovasi yang dilakukan Dinas Perhubungan dalam mencari solusi atas persoalan kemacetan di Balikpapan.
DPRD Soroti Budaya Berkendara, Kurangi Penggunaan Klakson
Selain mendukung aspek teknis rekayasa lalu lintas, DPRD juga menyoroti pentingnya membangun budaya tertib berkendara di tengah masyarakat.
Yusri menekankan agar pengendara tidak menggunakan klakson secara berlebihan, terutama dalam kondisi yang tidak mendesak.
Menurutnya, pengurangan penggunaan klakson tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga membantu menekan polusi kebisingan di lingkungan perkotaan.
“Selain menurunkan polusi kebisingan, ini juga bisa menjadi ikon budaya berlalu lintas yang baik di Balikpapan,” tuturnya.
Ia menambahkan, Balikpapan selama ini dikenal sebagai kota dengan masyarakat yang tertib dan ramah dalam berkendara. Hal tersebut diharapkan bisa terus dipertahankan.
“Balikpapan bisa menjadi barometer ketertiban lalu lintas bagi kota lain,” pungkasnya. (adv/am)
-
BALIKPAPAN5 hari agoProyek Sekolah Terpadu Islamic Center Balikpapan Ditunda
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoKlarifikasi Pemprov Kaltim Soal Kursi Pijat Rp125 Juta, Ini Fakta Sebenarnya
-
SEPUTAR KALTIM19 jam agoSuara dari Jalanan di Depan Gedung Dewan, Mahasiswa Kaltim Desak Hak Angket Segera Diputuskan
-
SEPUTAR KALTIM17 jam agoSeleksi Paskibraka Kaltim 2026 Dimulai, Ketat dan Tanpa Titipan
-
OLAHRAGA1 hari agoYamaha Tancap Gas di Mandalika, Awali Kejurnas 2026 dengan Dominasi Podium
-
SEPUTAR KALTIM15 jam agoPeran ASN Makin Krusial, Gubernur Kaltim Soroti Pentingnya Jabatan Fungsional
-
OLAHRAGA2 hari agoBola Gembira Warnai Samarinda, Euforia Piala Dunia 2026 Mulai Terasa di Kaltim
-
SEPUTAR KALTIM20 jam agoDari Sumpah ke Pengabdian, Langkah Baru Ratusan PNS Kaltim di Pendopo Odah Etam

