SAMARINDA
Darlis Pattalongi Ajak Masyarakat Kawal Tata Ruang Berkelanjutan untuk Masa Depan Kaltim

Penataan ruang bukan lagi sekadar soal membagi kawasan permukiman, industri, atau ruang terbuka hijau. Di tengah pesatnya pembangunan Kalimantan Timur, tata ruang menjadi fondasi penting agar pembangunan tetap berpihak pada lingkungan dan masyarakat.
Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah ke-4 yang digelar Anggota DPRD Kalimantan Timur HM Darlis Pattalongi dengan tema “Tata Ruang Berkelanjutan untuk Masa Depan Pembangunan Daerah”, di Jalan Niaga RT 20, Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Palaran, Samarinda, Sabtu (27/6/2026).
Darlis menegaskan, masyarakat harus memahami bahwa setiap kebijakan tata ruang akan berdampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari. Karena itu, keterlibatan publik dalam mengawal penyusunan hingga pelaksanaan tata ruang menjadi bagian penting dari demokrasi daerah.
“Tata ruang bukan hanya urusan pemerintah. Masyarakat juga harus ikut mengawasi agar pembangunan berjalan sesuai aturan, tidak merusak lingkungan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Darlis.
Tata Ruang Harus Berpijak pada Kepentingan Generasi Mendatang
Narasumber pertama, Assoc. Prof. Dr. Elviandri, S.H.I., M.Hum., menjelaskan bahwa pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud apabila seluruh kebijakan tata ruang disusun berdasarkan data, regulasi, dan kepentingan jangka panjang.
Menurut dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) itu, tata ruang tidak boleh hanya mengejar pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga harus menjaga keseimbangan lingkungan agar tetap dapat dinikmati generasi berikutnya.
“Tata ruang yang baik adalah tata ruang yang mampu menyeimbangkan kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Jangan sampai pembangunan hari ini justru mengorbankan hak generasi yang akan datang,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat memiliki hak untuk mengetahui, memberikan masukan, hingga mengawasi setiap kebijakan tata ruang yang disusun pemerintah.
“Partisipasi publik merupakan salah satu unsur penting dalam mewujudkan tata ruang yang adil dan berkelanjutan,” tambahnya.
Kesadaran Masyarakat Jadi Penentu Keberhasilan Pembangunan
Sementara itu, narasumber kedua, Selamat Said, S.Pd.I., mengajak masyarakat agar tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan daerah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan bukan hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga ditentukan oleh kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan memanfaatkan ruang secara bijaksana.
“Pembangunan akan berhasil jika masyarakat memiliki kepedulian. Jangan hanya menuntut pemerintah, tetapi kita juga harus ikut menjaga lingkungan dan memanfaatkan ruang sesuai peruntukannya,” katanya.
Ia menilai, kesadaran kolektif masyarakat akan melahirkan budaya demokrasi yang sehat, di mana warga aktif menyampaikan aspirasi sekaligus ikut bertanggung jawab terhadap pembangunan daerah.
Diskusi yang dipandu moderator Kamarsam berlangsung interaktif. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya mengenai penataan ruang di kawasan Palaran, dampak pembangunan terhadap lingkungan, hingga pentingnya menjaga keseimbangan antara investasi dan kelestarian alam.
Melalui kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah ini, HM Darlis Pattalongi berharap masyarakat semakin memahami pentingnya tata ruang berkelanjutan sebagai landasan pembangunan Kalimantan Timur, sehingga setiap kebijakan yang diambil tidak hanya bermanfaat untuk saat ini, tetapi juga bagi generasi mendatang. (Am)

BALIKPAPAN5 hari agoLatihan Militer Program KDMP Berujung Duka, Dua Peserta Meninggal Dunia, Satunya di Balikpapan
HIBURAN5 hari agoDari Nobar Film Suamiku Lukaku; Cara Emak-emak Bersuara Lawan KDRT
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoUMKM Kaltim Punya Peluang Mendunia, Galeri UMKM Balikpapan Jadi Pusat Promosi Produk Lokal
NUSANTARA3 hari agoGuru SMK Kunjungi Pabrik Yamaha, Siap Sinergi Lahirkan Talenta SMK Kelas Dunia
PARIWARA4 hari agoWe Are AEROX Society 2026 Jadi Puncak Perayaan Satu Dekade AEROX di Indonesia
BALIKPAPAN1 hari agoLibur Sekolah Dongkrak Penumpang Bandara SAMS Sepinggan hingga 15 Ribu Orang per Hari
SEPUTAR KALTIM4 hari agoSPMB 2026 Kaltim Dievaluasi, Gangguan Hari Pertama Jadi Bahan Perbaikan
PPU4 hari agoGubernur Kaltim Canangkan Desa Cantik di PPU, Perkuat Data Digital untuk Pembangunan Tepat Sasaran






