KUKAR
Perkuat Transformasi Ekonomi, Kukar Siapkan Pengembangan Kawasan


Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan arah pengembangan ekonomi daerah melalui perencanaan jangka menengah dan kajian berbasis kawasan. Upaya ini dilakukan untuk mengoptimalkan potensi wilayah sekaligus membangun struktur ekonomi yang lebih beragam dalam jangka panjang.
Kepala Bidang Perencanaan Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Bappeda Kukar, Antoni Kusbiantoro, mengatakan transformasi ekonomi telah menjadi bagian dari agenda pembangunan daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2025–2029.
“Kita di Kukar sudah memiliki kajian terkait transformasi ekonomi yang dituangkan dalam RPJMD 2025–2029,” ungkap Antoni, Selasa (20/10/2026).
Selain melalui dokumen perencanaan tersebut, Pemkab Kukar juga melakukan kajian awal untuk pengembangan kawasan ekonomi khusus. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengidentifikasi peluang pengembangan ekonomi melalui pendekatan kawasan.
“Kita juga melakukan pra studi terkait kawasan ekonomi khusus Kutai Kartanegara,” lanjutnya.
Antoni menjelaskan, perencanaan transformasi ekonomi turut mencakup pemetaan zona pengembangan di wilayah utara, selatan, dan timur Kukar. Pembagian kawasan ini diarahkan untuk menyesuaikan strategi pembangunan dengan karakteristik serta potensi yang dimiliki setiap wilayah.
Menurutnya, pemetaan tersebut diperlukan agar pengembangan ekonomi memiliki arah yang lebih terukur. Dengan mengenali keunggulan masing-masing kawasan, pemerintah daerah dapat menyusun prioritas pengembangan yang sesuai dengan potensi wilayah.
“Memang sudah ada kajian zona-zona kawasan. Zona utara, selatan, dan timur yang diarahkan untuk mendukung transformasi ekonomi,” jelasnya.
Pendekatan berbasis kawasan diharapkan dapat membantu pemerintah daerah menghindari pengembangan ekonomi yang berjalan sendiri-sendiri. Setiap wilayah dapat dipetakan berdasarkan peluang yang dimiliki, sehingga perencanaan pembangunan memiliki keterkaitan dengan potensi ekonomi setempat.
Kajian tersebut juga menjadi bagian dari upaya menyelaraskan arah pembangunan Kukar dengan agenda transformasi ekonomi Provinsi Kalimantan Timur. Keselarasan perencanaan dinilai penting agar pengembangan potensi daerah dapat mendukung tujuan pembangunan ekonomi dalam cakupan yang lebih luas.
Antoni menegaskan, dokumen perencanaan dan kajian kawasan menjadi landasan bagi pemerintah daerah dalam menentukan arah pengembangan ekonomi ke depan. Melalui tahapan tersebut, potensi wilayah diharapkan dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk mendukung pembangunan jangka panjang.
“Pemerintah daerah terus berupaya mendorong pengembangan berbagai potensi wilayah sebagai bagian dari pembangunan ekonomi jangka panjang,” tutupnya. (rk/Adv Diskominfo Kukar)

KUTIM4 hari agoPLN dan Pemkab Kutai Timur Bahas Aset Daerah untuk Proyek SUTT 150 kV Muara Wahau–Sangatta
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoEkspor Kepiting Kaltim Tembus Rp13,44 Miliar, China hingga Singapura Jadi Pasar Utama
OLAHRAGA4 hari agoKembali ke Jerez, Aldi Satya Mahendra Bawa Memori Juara Dunia untuk Bangkit di Seri Pamungkas
EKONOMI DAN PARIWISATA2 hari agoKaltim Masuk 5 Besar Nasional Pembangunan Pariwisata 2026, Unggul di Lingkungan Pendukung
KUKAR4 hari agoDuta GenRe Kukar Didorong Jadi Teladan, Wakil Daerah Raih Prestasi
KUKAR4 hari agoDP2KB Kukar Dorong PIK-R Kukar Perkuat Konselor Sebaya
KUKAR4 hari agoAulia Rahman Basri Tekankan Hasil Industri Energi Harus Dirasakan Masyarakat Kukar
SAMARINDA4 hari agoBalita di Samarinda Meninggal Setelah Sesak Napas, Ibu Ceritakan Kronologi Perawatan





