KUKAR
DP2KB Kukar Dorong PIK-R Kukar Perkuat Konselor Sebaya


Pendekatan teman sebaya menjadi salah satu strategi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam memperluas edukasi kepada kalangan remaja. Melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), para pelajar dibekali kemampuan untuk menjadi penghubung informasi sekaligus tempat berbagi bagi teman seusianya.
Sekretaris DP2KB Kukar, Sri Lindawati, mengatakan PIK-R dikembangkan di sekolah maupun lingkungan masyarakat dengan sasaran remaja berusia 10–24 tahun yang belum menikah.
“PIK-R tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif remaja dalam menyebarluaskan informasi yang bermanfaat,” ungkapnya, Jumat (16/10/2026)
Menurut Sri, pendekatan konselor sebaya diperlukan karena tidak semua remaja merasa nyaman membicarakan persoalan pribadi kepada guru atau orang dewasa. Kehadiran teman yang sebaya diharapkan membuka ruang komunikasi yang lebih dekat, terutama ketika mereka menghadapi persoalan pertemanan, hubungan sosial, maupun masalah lain yang membutuhkan tempat bercerita.
“Anak-anak remaja ini kadang-kadang walaupun ada guru BK di masing-masing sekolah, biasanya ada faktor keengganan, malu, dan sebagainya untuk menyampaikan permasalahannya,” ujar Sri.
Untuk mendukung peran tersebut, pengurus PIK-R yang terpilih akan mendapatkan pembekalan dan pembinaan. Mereka diharapkan mampu menyampaikan informasi kepada teman-temannya sekaligus membantu mengarahkan remaja yang menghadapi persoalan agar memperoleh pendampingan yang sesuai.
Materi yang dibawa melalui PIK-R mencakup pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA), seks bebas, serta pernikahan dini.
“Langkah ini juga sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan pergaulan yang lebih sehat,” jelas Sri.
Sri menjelaskan, keberadaan konselor sebaya juga menjadi sarana memperluas jangkauan program pemerintah. Dengan keterlibatan remaja, pesan edukasi diharapkan tidak hanya berhenti ketika sosialisasi berlangsung, tetapi dapat diteruskan dalam interaksi sehari-hari di sekolah maupun masyarakat.
“Siapa nanti yang terpilih menjadi pengurus PIK-R di sekolah kita berikan pembekalan, dilakukan pembinaan untuk dia nanti secara masif, secara intens menyampaikan, menyuarakan, menjadi perpanjangan kita,” pungkasnya. (rk/Adv Diskominfo Kukar)

NUSANTARA3 hari agoAdik Presiden Prabowo Sebut Hutan Rusak Jadi Sumber Karhutla, 12,7 Juta Hektare Disiapkan untuk B50-B100
FEATURE3 hari agoPameran Di Balik Situs Angkat Kisah Sejarah Kaltim dan Kaltara Lewat Seni Rupa
SEPUTAR KALTIM3 hari agoPemprov Kaltim Siapkan Surat Edaran Pembatasan Peredaran Vape
POLITIK4 hari agoRudy Mas’ud ke Singapura untuk Medical Check Up, Pemprov Jelaskan Izin Perjalanan
KUKAR3 hari agoDesa Penghubung IKN Jadi Lokasi TMMD ke-130 di Kukar
SEPUTAR KALTIM4 hari agoEl Nino Kuat Berlanjut hingga 2027, Kaltim Diminta Waspadai Kemarau Panjang dan Bencana Hidrometeorologi
NUSANTARA5 hari agoKarhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, Asap Meluas dan Ribuan Hektare Lahan Terbakar
SEPUTAR KALTIM2 hari agoMediasi Kasus Dugaan Kelalaian Dokter RSUD AWS Buntu, Keluarga Pasien Tempuh Jalur Hukum





