Connect with us

BALIKPAPAN

HLN ke-81, PLN Kebut Pembangunan Infrastruktur Listrik di Kaltim dan Kalsel

Published

on

Tampak udara Gardu Induk 150 kV Satui di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Penambahan Trafo 2 berkapasitas 30 MVA menjadi bagian dari penguatan infrastruktur kelistrikan untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik di Satui dan sekitarnya.

Sejumlah proyek infrastruktur kelistrikan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan terus dikerjakan PLN untuk mengantisipasi kebutuhan energi yang terus berkembang. Mulai dari penguatan jaringan transmisi di Paser, penambahan kapasitas gardu induk di Tanah Bumbu, hingga pembangunan gardu induk baru di Bontang.

Capaian dan perkembangan proyek tersebut menjadi bagian dari pekerjaan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) sepanjang 2026. Momentum Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 yang diperingati pada 27 Oktober pun dimanfaatkan untuk menegaskan kembali komitmen pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Kalimantan.

Namun, sejumlah pekerjaan masih harus dituntaskan sebelum seluruh infrastruktur tersebut dapat memberikan manfaat melalui sistem kelistrikan.

Proyek Listrik di Paser, Tanah Bumbu hingga Bontang

Ilustrasi Petugas PLN memberikan layanan kelistrikan secara langsung kepada pelanggan sebagai upaya perusahaan dalam menghadirkan pelayanan kelistrikan yang cepat, responsif, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.

Di Kabupaten Paser, PLN UIP KLT telah melakukan pemberian tegangan pertama atau energize Extension 2 Line Bay Gardu Induk (GI) 150 kV Grogot arah GI Sei Durian pada 14 Agustus 2026.

Pekerjaan ini menjadi bagian dari pengembangan jaringan transmisi yang menghubungkan sistem kelistrikan antardaerah di Kalimantan.

Sementara di Kalimantan Selatan, PLN melakukan energize Trafo 2 berkapasitas 30 Megavolt Ampere (MVA) di GI 150 kV Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, pada 29 September 2026.

Penambahan kapasitas transformator tersebut dipersiapkan untuk mengakomodasi pertumbuhan kebutuhan listrik masyarakat, termasuk mendukung aktivitas ekonomi dan industri di wilayah setempat.

Adapun di Kota Bontang, pembangunan GI 150 kV Bontang Lestari berkapasitas 60 MVA beserta jaringan transmisi pendukungnya masih berlangsung. Proyek ini telah memasuki tahap penyelesaian instalasi dan pengujian peralatan secara bertahap sebagai persiapan pengoperasian.

Infrastruktur tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan listrik masyarakat dan kawasan industri di Bontang yang terus berkembang.

PLN Bicara Tantangan Pembangunan dan Keselamatan Kerja

Senior Manager Perencanaan PLN UIP KLT, Fahrul Irawan, mengatakan pembangunan infrastruktur kelistrikan merupakan investasi jangka panjang yang harus disiapkan untuk memenuhi kebutuhan energi di masa mendatang.

“Setiap infrastruktur ketenagalistrikan yang dibangun merupakan investasi jangka panjang bagi masyarakat dan daerah. Capaian pembangunan sepanjang 2026 menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pekerjaan, menyelesaikan tantangan di lapangan, dan mempersiapkan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan energi Kalimantan di masa mendatang,” ujar Fahrul.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari penyelesaian fisik proyek. Kualitas pekerjaan, keselamatan kerja, dan manfaat infrastruktur setelah beroperasi juga menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Pesan tersebut sejalan dengan amanat Direktur Utama PLN, Suroso Isnandar, dalam peringatan HLN ke-81 bertema “Menjaga Terang, Merawat Kepercayaan”.

Dalam amanatnya, Suroso menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan PLN, tenaga alih daya, dan mitra kerja yang selama ini menjalankan tugas kelistrikan di berbagai wilayah Indonesia.

Dia juga mengingatkan pentingnya budaya kerja yang terbuka, jujur, dan bertanggung jawab. Setiap kendala di lapangan perlu disampaikan secara objektif agar bisa ditindaklanjuti melalui koordinasi dan pengambilan keputusan yang tepat.

Keselamatan kerja juga menjadi perhatian utama. Pembangunan infrastruktur harus tetap mengikuti standar keselamatan dan kualitas, tanpa mengabaikannya demi mengejar target penyelesaian.

Peringatan HLN ke-81 sendiri dilaksanakan melalui upacara di Lapangan Kantor PLN UIP KLT, Balikpapan, pada Selasa (27/10/2026).

Melalui momentum tersebut, PLN UIP KLT menyatakan akan melanjutkan pembangunan pembangkit, jaringan transmisi, dan gardu induk untuk mendukung pertumbuhan kebutuhan energi, pengembangan kawasan industri, serta agenda transisi energi nasional. (Lan/am)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

POPULER