OLAHRAGA
Borneo FC Gagal Menang di Segiri, Mauro Jeronimo Soroti Penyelesaian Akhir
Borneo FC Samarinda kembali kehilangan kesempatan meraih poin penuh di kandang sendiri. Hasil imbang 1-1 melawan PSM Makassar membuat pelatih Mauro Jeronimo menyoroti satu persoalan penting yang belum teratasi, yakni penyelesaian akhir.
Pesut Etam menjamu PSM Makassar dalam lanjutan pekan kesembilan Super League 2026/2027 di Stadion Segiri, Sabtu (7/11/2026). Borneo FC sempat unggul lebih dulu melalui gol Juan Villa pada penghujung babak pertama.
Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan. PSM menyamakan kedudukan melalui Fahrul Aditia pada menit ke-55 dan skor 1-1 bertahan hingga pertandingan selesai.
Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Mauro menilai Borneo FC sebenarnya mampu mengontrol permainan pada babak pertama. Timnya juga berhasil menciptakan sejumlah peluang.
“Di babak pertama kita mulai sedikit lebih bagus. Kita kontrol pertandingan, kita kuasai bola banyak. Ada beberapa situasi, mereka juga bisa keluar dari tekanan. Tapi kita bisa menciptakan satu gol yang bagus,” kata Mauro.
Mauro Akui Finishing Belum Efektif
Persoalan justru terlihat ketika pertandingan memasuki babak kedua. Borneo FC dinilai belum cukup efektif memanfaatkan peluang untuk menambah keunggulan.
“Di babak kedua mungkin sedikit berbeda. Kita mulai sedikit bagus, tapi jujur saja kita tidak terlalu bagus dalam finishing. Kita tidak terlalu efisien dalam finishing,” ujarnya.
Mauro juga berencana mengevaluasi proses terjadinya gol PSM. Dia ingin melihat kembali rekaman pertandingan untuk mengetahui bagaimana timnya kehilangan penguasaan bola hingga berujung gol lawan.
“Ada beberapa situasi yang mau saya lihat lagi melalui video supaya saya bisa menganalisis situasi gol mereka dan bagaimana kita kehilangan bola,” jelasnya.
Habibi Jusuf Kecewa Kehilangan Poin
Kekecewaan juga dirasakan pemain Borneo FC, Habibi Jusuf. Menurutnya, hasil imbang di kandang sendiri bukan hasil yang diharapkan para pemain.
“Tentu saja hasil malam ini kurang puas buat kami. Karena seri di kandang sama dengan kalah,” kata Habibi.
Meski demikian, dia menyebut para pemain telah berusaha memberikan penampilan terbaik. Habibi berharap Borneo FC bisa memperbaiki kekurangan dan meraih hasil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
“Tapi sebagai pemain, kami sudah melakukan yang terbaik. Mungkin rezeki belum berpihak kepada kami. Semoga ke depannya lebih baik,” pungkasnya.
Hasil imbang tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Mauro dan skuad Pesut Etam. Terutama dalam meningkatkan efektivitas serangan agar peluang yang tercipta bisa berbuah gol dan kemenangan. (ar)
-
VIRAL5 hari agoSalam Tiga Jari Viral di Indonesia, Berawal dari Film The Hunger Games hingga Jadi Simbol Perlawanan
-
NUSANTARA4 hari agoEks Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Tiga Jenderal Ditahan
-
OLAHRAGA5 hari agoPorwada IV Kaltim 2026 Digelar di Balikpapan, 10 Cabor Siap Dipertandingkan
-
OLAHRAGA4 hari agoSamarinda Kirim 70 Wartawan ke Porwada Kaltim IV, Andi Harun Siapkan Bonus
-
SAMARINDA5 hari agoAndi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,9 Miliar, Pemkot Siapkan Evaluasi
-
KUKAR3 hari agoPemetaan Talenta ASN Kukar Meningkat, Pejabat Eselon III Hampir Seluruhnya Keluar dari Box 5
-
OLAHRAGA4 hari agoBorneo FC Bidik Kebangkitan di Segiri, PSM Makassar Jadi Ujian Berikutnya
-
OLAHRAGA4 hari agoMoussa Diarra Belum Jadi Starter Saat Lawan PSIM, Bagaimana Peluangnya Hadapi PSM?

