PARIWARA
Tangkal Radikalisme, Bahar: Ajarkan Pancasila pada Anak sejak Dini
Untuk mencegah paham radikal di Kaltim, Legislator Baharuddin Demmu mengajak semua orang tua untuk menanamkan wawasan kebangsaan, terutama Pancasila. Pada anak sejak usia dini.
Anggota DPRD Kaltim Baharuddin Demmu kembali keluar masuk desa di Kukar. Usai rangkaian reses beberapa waktu lalu. Kali ini, politisi PAN itu mengunjungi Kampung Kutai di Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, Kukar. Pada Minggu 11 Desember 2022.
Kehadiran Bahar ke desa itu ialah menjalankan tugas kedewanannya. Berupa sosialisasi wawasan kebangsaan. Yang mencakup Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.
Dalam penjelasannya, Bahar menekankan bahwa 4 Pilar Kebangsaan ini penting buat diamalkan. Bahkan diajarkan pada anak-anak sejak usia dini. Agar generasi mendatang bisa terhindar dari paparan paham radikal. Yang bisa masuk melalui kebisingan desa, hingga keramaian internet.
Mencegah dan memerangi radikalisme menurut Bahar sama-sama merupakan aksi bela negara. Bedanya, mencegah punya cakupan yang lebih luas. Dimulai dari diri sendiri, keluarga di rumah, lingkungan RT, Desa, dan seterusnya.
“Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara. Nah, kita semua wajib menjaga keutuhan bangsa ini dengan landasan 4 pilar itu,” jelas Bahar.
Di antara pentingnya sosialisasi wawasan kebangsaan ini ialah anggota dewan ditugaskan oleh negara. Untuk memaparkan makna-makna yang terkandung dalam 4 pilar itu.
Sehingga nantinya, warga yang hadir bisa lanjut menyosialisasikannya ke kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat.
Mengapa demikian, karena memaknai 4 pilar dengan menghapalnya adalah dua hal yang berbeda.
“Karena itu penting disosialisasikan kepada masyarakat. Sampai ke desa-desa. Yang akhirnya untuk menjaga kesatuan dan persatuan kita. Di tengah kemajemukan bangsa kita ini. Khususnya Kaltim,” tegasnya.
Dalam kegiaatn itu, Bahar dibantu oleh 2 narasumber. Yakni Aiptu Norton Tobing dari Polsek Marangkayu dan Akademisi Universitas Mulawarman Haris Retno.
“Sebagai wakil rakyat, dalam menjalankan tugas dan memperjuangkan aspirasi, saya selalu berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila. Saya mengajak kepada kita semua, jangan hanya menghapal, tapi menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari kita,” tandasnya. (dra)
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoCuma Disokong Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Sukses Gerakkan Ekonomi Samarinda
-
SAMARINDA5 hari agoBukan Pasar Musiman Biasa, Dispar Kaltim Apresiasi Kampung Ramadan Temindung yang Jadi Magnet Ngabuburit Baru Samarinda
-
NUSANTARA4 hari agoDua Hari Safari di IKN, Menag Nasaruddin Umar Bicara Toleransi hingga Kota yang Dirindukan
-
NUSANTARA4 hari agoMenag Gagas Istiqlal dan IKN Jadi ‘Masjid Kembar’, Siapkan Beasiswa Ulama via LPDP
-
NUSANTARA4 hari agoRun The City by Grand Filano Jadi Cara Baru Anak Muda untuk Menikmati Olahraga Sambil Hangout Bareng
-
KUTIM2 hari agoAkhiri Penantian 13 Tahun, Jembatan Sungai Nibung Rp176 Miliar Resmi Beroperasi di Kutai Timur
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoBukan Sekadar Gelar, Pemprov Kaltim dan KPK Saring Ketat Kandidat Desa Antikorupsi 2026
-
KUTIM2 hari agoTinggalkan Era Jual Bahan Mentah, Gubernur Rudy Mas’ud Kebut Hilirisasi di KEK Maloy

