Connect with us

EKONOMI DAN PARIWISATA

Asyik, Pemprov Bakal Bebaskan Pajak Motor bagi Ojol dan Sopir Angkot

Diterbitkan

pada

Asyik, Pemprov Bakal Bebaskan Pajak Motor bagi Ojol dan Sopir Angkot
Kepala Bapenda Kaltim Ismiati. (Foto: istimewa)

Kabar gembira bagi para pekerja ojek online (ojol) dan sopir angkutan kota (angkot) Kaltim. Pasalnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim bakal membebaskan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bagi ojol dan juga sopir angkot.

Ismiati selaku Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim menjelaskan, pembebasan PKB bagi ojol dan sopir angkot ini merupakan kepedulian Pemprov kepada masyarakat. Sekaligus meringankan beban masyarakat di tengah dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

“Ini bagian dari perhatian pemerintah untuk meringankan beban kepada pekerja sektor informal, khususnya ojek online,” tutur Ismiati dalam keterangan resmi.

Salah satu persyaratan pembebasan PKB bagi para pekerja ojol, adalah pengemudi/driver kendaraan roda dua/motor yang terdaftar pada salah satu aplikasi transportasi daring. Sebagai bukti bahwa pengemudi pemilik kendaraan bermotor merupakan ojol.

Baca juga:   Si Gemes Nala Jadi Bintang di Expo Bulan Bhakti Peternakan Kaltim

“Nanti kami validasi dan verifikasi datanya sebagai ojol,” imbuhnya.

Pun bagi kendaraan angkutan umum atau angkot, juga bakal divalidasi dan verifikasi sebelum proses pembebasan PKB.

Tetapi program pembebasan PKB hanyalah pada bagian pembayaran pokok PKB saja sesuai dengan komponen pajak daerah. Sedangkan untuk komponen lainnya, merupakan penerimaan negara bukan pajak yang tetap harus dibayar.

“Misalnya saat membayar PKB, harus ganti pelat karena sudah lima tahun. Jadi wajib pajak harus tetap bayar ganti pelat itu. Karena itu penerimaan negara bukan pajak dari satlantas atau kepolisian,” beber Ismiati.

Selain itu pembebasan PKB bagi ojol dan supir angkot ini juga hanya berlaku untuk pajak tahun ini. Jika wajib pajak memiliki tunggakan tahunan, tetap diwajibkan membayar pajak tahun sebelumnya.

Baca juga:   4 Rekomendasi Wisata Keluarga di Balikpapan

“Jika wajib pajak telat membayar PKB tiga tahun misalnya. Maka untuk PKB dua tahun lalu tetap membayar pokok, yang gratis tahun ini saja,” tegas Ismi. (redaksi/ADV DISKOMINFO KALTIM)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.