SAMARINDA
BPKAD Samarinda Anggarkan Rp55 M untuk Belanja Tak Terduga
BPKAD Samarinda menyiapkan Rp55 miliar. Jika sewaktu-waktu perlu perbaikan jalan, bencana alam, ataupun pembiayaan hal-hal tak terduga bin mendesak lainnya.
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) melakukan rapat finalisasi anggaran mendesak atau Belanja Tak Terduga (BTT). Pada Senin, 5 Juni 2023 bertempat di Ruang Rapat Lantai 4 BPKAD Samarinda.
Sebelumnya pada Rabu, 31 Mei lalu. Proses penyusunan oleh TAPD sudah dalam finalisasi dan review dari Inspektorat.
Saat ini penyusunannya sudah selesai. Hanya perlu membenahi dan melengkapi dokumen pendukung seperti dokumen narasi dan gambar. Untuk memperkuat alasan pengeluaran dana BTT.
Kepala BPKAD Samarinda, Ibrohim menyebut anggaran BTT sekitar Rp55 miliar. Dana itu akan diperuntukkan kegiatan mendesak seperti perbaikan jalan, perbaikan area longsor hingga keperluan obat-obatan yang berpengaruh pada mobilitas masyarakat.
“Karena kalau tidak dilaksanakan akan menimbulkan kerugian yang lebih besar baik bagi pemerintah kota maupun masyarakat.”
“Masyarakat kena bencana, ekonominya terganggu, kesehatannya, pendidikannya juga terganggu karena bencana itu kan. Pemerintah hadir di situ untuk segera memperbaiki itu,” kata Ibrohim usai rapat.
Ia menambahkan, terkait usulan kegiatan mendesak, dan realisasi secara teknis diserahkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Karena uang senilai Rp55 miliar yang disebut juga merupakan usulan dari berbagai dinas.
“Ada usulan dari Dinas Perhubungan, PUPR, Pendidikan, hingga Kesehatan,” lanjutnya.
Anggaran BTT yang disusun, ungkap Ibrohim tidak termasuk dalam APBD Murni. Karena sifatnya yang mendesak, ada regulasi lain yang mengaturnya.
“UU 25, UU 17 tentang Keuangan Negara, PP 12 2019 tentang Pengelola Keuangan, Permendagri No 77. Itu memberikan peluang untu mengeluarkan anggaran kegiatan mendesak,” pungkasnya. (*ens/dra)
-
OLAHRAGA5 hari agoAmar Brkic Pecahkan Rekor 13 Tahun di Borneo FC, Golnya Bukan Sekadar Penentu Kemenangan
-
SAMARINDA3 hari agoAir Sungai Karang Mumus Mendadak Hijau, DLH Samarinda Selidiki Dugaan Pencemaran
-
PARIWARA4 hari agoWarga Samarinda Beli Yamaha NMAX, Malah Bawa Pulang Fazzio Gratis
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoAduan Upah Karyawan PT Ekaliya Purnamasari, Seno Aji Minta Disnakertrans Turun Tangan
-
OLAHRAGA5 hari agoBorneo FC Bawa Modal 5 Gol ke Markas PSS, Tapi Ada Tantangan yang Menanti
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoBanyak Kendaraan Perusahaan Masih Pakai Pelat Luar Kaltim, Diminta Segera Ganti KT
-
NUSANTARA3 hari agoEmpat Bocah Samarinda dan Seekor Bekantan: Kisah Kecil yang Mengajarkan Arti Peduli
-
OLAHRAGA4 hari agoMenang di Kandang PSS, Mauro Jeronimo Ungkap Pekerjaan Rumah Borneo FC

