BERITA
Curah Hujan Meningkat, BPBD Kaltim Imbau Pemerintah Kabupaten/Kota Siap Siaga Bencana Banjir
Melihat curah hujan yang meningkat akhir-akhir ini, BPBD Kaltim mengimbau pemerintah kabupaten/kota di Kaltim untuk siap siaga bencana banjir.
Belakangan ini, hujan melanda sebagian besar kabupaten/kota di Kaltim Intesitasnya cukup besar, hujan turun hampir setiap hari. Diprediksikan musim hujan akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Samarinda, secara umum wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) diguyur hujan kategori menengah sekitar 50-150 mm pada tanggal 11-20 Januari 2025 dengan peluang lebih dari 80 persen.
Sementara sebagian wilayah Kabupaten Berau, Kutai Timur, sebagian Kutai Kartanegara dan sebagian Kutai Barat, secara prakiraan akan mengalami hujan dengan kategori Rendah 0 – 50 mm. Peluangnya berkisar antara 30-70 persen.
Prakiraan deterministik terhadap cuaca di Kaltim menunjukkan secara umum curah hujan berada dalam kategori menengah 50-150 mm. Prediksinya, puncak musim hujan Kaltim akan berlangsung hingga April 2025.
Harus Siap Siaga
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Agus Tianur, mengimbau kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota, utamanya BPBD daerah untuk siap siaga.
Agus menyebut pemerintah derah harus melakukan antisipasi dini dengan meningkatkan kewaspadaan sedari awal musim hujan tiba. Koordinasi antara BPBD kabupaten/kota dan provinsi sangat penting.
“Sejak tiga bulan lalu, kami telah mengimbau seluruh kabupaten/kota di Kaltim untuk mempersiapkan diri menghadapi potensi bencana,” katanya belum lama ini.
Kami sudah menyiapkan peralatan seperti pendeteksi petir, tenda, lampu darurat, dan perlengkapan lainnya. Beberapa peralatan juga telah siap di daerah untuk mendukung operasional di lapangan,” tuturnya baru-baru ini.
Kata Agus, pihak BPBD Kaltim telah melakukan persiapan sebagai antisipasi dini. Dengan menyiapkan peralatan dan logistik penanganan bencana juga pelatihan relawan yang akan bertugas di lapangan.
Selain itu, Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah provinsi Kaltim juga siap, jika sewaktu-waktu terjadi bencana di Kaltim sebagai biaya penanganan dan memastikan proses penanganan lancar.
“Kami sudah menyiapkan peralatan seperti pendeteksi petir, tenda, lampu darurat, dan perlengkapan lainnya. Beberapa peralatan juga telah diserahkan kepada Unit Pelaksana Tugas (UPT) di daerah untuk mendukung operasional di lapangan,” tambahnya.
Agus ikut mendorong sosialisasi massif kepada masyarakat, untuk meningkatkan kesadaran terkait kewaspadaan bencana. Agar masyarakat bisa ikut serta dalam pencegahan dan penanganan bencana.
Dengan berbagai upaya itu, Agus merasa optimis dampak bencana akibat curah hujan yang tinggi di Kaltim dapat ditangani dengan baik, bahkan mmeminimalisir terjadinya bencana.
“Kami siap menghadapi tantangan musim hujan ini. Dengan dukungan semua pihak, kami optimis dapat melindungi masyarakat Kalimantan Timur dari risiko bencana,” pungkasnya. (ens)
-
SAMARINDA4 hari agoRatusan Sopir Truk Demo di Balai Kota Samarinda, Tolak Pembatasan Kupon Biosolar dan Blokir Fuel Card
-
HIBURAN2 hari agoAkhir Pekan di Temindung Creative Hub, 111 Film Pendek Ikut Festival Film Kaltim
-
BALIKPAPAN3 hari agoMulai 1 September, Aturan Baru BBM Subsidi Balikpapan: Mobil Isi Pertalite Pukul 22.00-06.00 WITA
-
KUKAR2 hari agoKarnaval GEAR Ultima Yamaha Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Ribuan Warga Bukit Pariaman Antusias
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoAnggaran Dishut Kaltim Sempat Dipangkas 60 Persen, Dikembalikan untuk Tangani Karhutla
-
SAMARINDA3 jam agoMuka Air Turun 20 Sentimeter, Bendungan Lempake Diperkirakan Hanya Bertahan 2 Minggu
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoDebit Sungai Mahakam Menyusut, Air Laut Mulai Masuk tapi Pasokan Air Baku Kaltim Disebut Aman
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoKarhutla Kaltim Meluas, BPBD Akui Sulit Cari Sumber Air untuk Pemadaman

