Connect with us

SAMARINDA

DP2PA Sulap Taman Cerdas Jadi Ruang Bermain Ramah Anak

Published

on

taman cerdas
Taman Cerdas di Jalan Mayjen S Parman Samarinda. (Sigit/ Kaltim Faktual)

Taman Cerdas sedang diperbaiki agar kondisinya semakin baik dan layak untuk tempat bermain dan belajar buat anak-anak.

Sesuai dengan namanya. Taman Cerdas bakal dibuat jadi taman yang ramah untuk dapat mencerdaskan anak-anak Kota Tepian.

Selain menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH). Taman Cerdas juga akan bersolek menjadi taman yang berbasis Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA).

Hal itu disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Samarinda, Deasy Evriyani saat mendampingi Tim Auditor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI melakukan penilaian untuk mendapatkan anugerah RBRA, Rabu 15 Februari 2023.

“Hasil review dari tim auditor, Taman Cerdas sangat berpeluang mendapatkan predikat RBRA,” ujar Deasy.

Baca juga:   Andi Harun Yakin APBD Perubahan 2023 Tembus Rp5 Triliun

Ia menilai, taman yang juga menjadi aset Pemkot Samarinda harusnya bisa memenuhi segala hak-hak anak dalam hal penyediaan ruang bermain di ruang terbuka hijau.

“Di Samarinda banyak sekali taman. Tapi monoton hanya buah atau pun pepohonan. Berbeda dengan Taman Cerdas ini, memang fokusnya pada ruang bermain bagi anak-anak.”

Deasy juga menyebut, tak gampang untuk menyulap Taman Cerdas menjadi taman yang berbasis ramah anak. Apalagi dengan citra kelam Taman Cerdas yang dahulunya dikenal sebagai tempat yang selalu disalahgunakan anak muda tak bertanggung jawab.

Untuk itu, Deasy berharap agar Taman Cerdas dapat bersolek dan menjadi taman percontohan yang ramah anak di Kota Tepian.

Baca juga:   Perselisihan Industrial Samarinda Tahun 2022 Tembus 127 Kasus

Terpisah, Tim Auditor Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Pengasuhan dan Lingkungan KemenPPPA, Rohika mengatakan. Taman yang berbasis RBRA ini perlu di dorong oleh pemerintah.

“Karena kita tidak ingin lagi ada kasus ruang bermain anak menjadi tempat yang dapat mengancam keselamatan hidup anak,” ujarnya.

Untuk itu, Rohika mengingatkan agar DP2PA untuk segera memperbaiki hal-hal yang menjadi catatan selama audit berlangsung. Hal itu dilakukan agar semua pemenuhan unsur-unsur untuk meraih gelar RBRA tahun 2023 bisa dicapai oleh Pemkot Samarinda.

“Ada sejumlah catatan yang harus diperbaiki diberbagai fasilitas. Dan juga jangan lupa tingkatkan pengawasan terhadap kebersihan taman,” pungkasnya. (sgt/dra)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Baca juga:   Izin Tak Sesuai, Pembangunan Perumahan Premiere Hills Dihentikan Sementara
Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.