POLITIK
DPRD Samarinda Dukung Realisasikan Proyek Skytrain: Jangan Cuma Wacana Demi Pansos!
DPRD Samarinda minta pemkot jangan sekedar menghidupkan wacana proyek Skytrain. Tapi realisasikan dengan matang dan efektif.
Rencana proyek pembangunan Skytrain atau kereta layang sempat menghebohkan jagat maya di Kota Tepian. Bagaimana tidak, jika memang terbukti terlaksana proyek kereta layang tersebut akan menjadi satu-satunya dan pertama di Pulau Kalimantan.
Beragam tanggapan muncul. Banyak yang pesimis. Banyak pula yang optimis. Satu diantaranya yaitu Anhar, anggota Komisi III DPRD Samarinda. Ia pun sangat mendukung rencana pembangunan skytrain tersebut. Apalagi demi memajukan perekonomian masyarakat.
“Rencana tersebut sudah seharusnya dapat terealisasi. Yang penting harus ada perencanaan yang matang, apakah betul-betul efektif atau tidak,” kata Anhar saat ditemui di Kantor Dewan Samarinda baru-baru ini.
Proyek yang rencananya akan didanai melalui skema kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU) itu, diklaim bakal menguntungkan bagi masyarakat Kota Tepian.
Terlebih Anhar juga meyakini kalau program tersebut akan menunjang perekonomian Samarinda, maupun pada sistem akomodasi.
“Proyek seperti itu belum ada di Pulau Kalimantan. Otomatis jika terwujud, nantinya Samarinda bakal jadi pusat pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kaltim.”
Sebagai legislator fraksi PDI Perjuangan. Anhar pun tak ingin jika wacana tersebut hanya sebatas kabar angin yang akan lenyap tanpa ada progres yang berarti.
“Rencana baik ini akan kami dukung, karena tugasnya dewan ini sudah selayaknya untuk mendukung segala hal yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, tinggal eksekutornya saja yang menjalankan.”
“Jangan cuman koar-koar hidupkan wacana ini karena mau pansos saja.”
Perlu diketahui jika rencana proyek pembangungan skytrain ini adalah satu diantara program prioritas Pemkot Samarinda di bawah kepemimpinan Wali Kota Samarinda Andi Harun dan Wakil Walikota Rusmadi, dengan membangun transportasi massal berbasis modern. Nantinya akan menjadi transportasi masyarakat. Khususnya yang akan menuju dan dari Bandara APT Pranoto.
Namun untuk tahun ini Pemkot Samarinda masih harus menyesuaikan dengan rencana Bappenas, yang juga akan membangun transportasi berbasis rel menuju IKN Nusantara dan kota-kota penyangga lainnya. (*/sgt/am)
-
SAMARINDA5 hari agoRatusan Sopir Truk Demo di Balai Kota Samarinda, Tolak Pembatasan Kupon Biosolar dan Blokir Fuel Card
-
HIBURAN3 hari agoAkhir Pekan di Temindung Creative Hub, 111 Film Pendek Ikut Festival Film Kaltim
-
KUKAR3 hari agoKarnaval GEAR Ultima Yamaha Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Ribuan Warga Bukit Pariaman Antusias
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoAnggaran Dishut Kaltim Sempat Dipangkas 60 Persen, Dikembalikan untuk Tangani Karhutla
-
BALIKPAPAN4 hari agoMulai 1 September, Aturan Baru BBM Subsidi Balikpapan: Mobil Isi Pertalite Pukul 22.00-06.00 WITA
-
SAMARINDA20 jam agoMuka Air Turun 20 Sentimeter, Bendungan Lempake Diperkirakan Hanya Bertahan 2 Minggu
-
OLAHRAGA17 jam agoTurnamen Biliar Deadline Headline Bola 9 di De Ale Diikuti 64 Peserta, PWI Kaltim Dorong Lahirnya Talenta Baru
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoDebit Sungai Mahakam Menyusut, Air Laut Mulai Masuk tapi Pasokan Air Baku Kaltim Disebut Aman

