SEPUTAR KALTIM
Fitur Scan Aplikasi Srikandi Permudah Alur Birokrasi
Aplikasi Srikandi telah dirancang untuk mempermudah. Dengan berbagai fiturnya. Di antaranya fitur scan yang mempernudah dalam alur birokrasi dalam lingkungan kerja pemerintahan.
Sebentar lagi pemerintahan Indonesia akan beralih menuju sistem pemerintahan digital berbasis elektronik. Dengan mulai menerapkan sistem administrasi dan kearsipan digital menggunakan aplikasi Srikandi.
Itu berlaku bagi seluruh instansi pemerintahan. Baik itu di pusat yang terdiri atas badan, lembaga, hingga kementerian. Ataupun di lingkungan pemerintahan daerah provinsi, juha kabupaten/kota bahkan sampai di tingkat desa.
Aplikasi Srikandi sendiri merupakan singkatan dari Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi. Sebuah aplikasi yang diluncurkan pemerintah sebagai aplikasi yang mendukung kegiatan administrasi persuratan dan bidang kearsipan.
Itu untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik. Yang saling terkoneksi dan terintegrasi. Sehingga kedepan proses administrasi surat menyurat, dan disposisi akan jadi lebih mudah dan praktis.
Kabid BP3KM Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim, Taufik. Menjelaskan kalau aplikasi Srikandi dirancang dengan fitur khusus yang akan membantu sesua kebutuhan di lingkungan pemerintahan.
“Termasuk yang saya sampaikan tadi tentang kodefikasi surat. Kalau pemerintah menerbitkan surat itu kan pasti ada nomornya, nah di situ sistem penomorannya juga sudah ditanamkan.”
“Jadi fitur untuk bagaimana caranya seorang pimpinan menerima surat itu sudah ada fitur untuk di scan. Kemudian dikirim ke pimpinan untuk dibaca. Kalau dia setuju dan sebagainya tinggal tanda tangan elektronik,” Taufik belum lama ini.
Dengan begitu, karena sudah langsung terkoneksi dan terintegrasi. Dapat memangkas alur birokrasi yang selama ini menyulitkan. Sehingga proses administrasi dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat dan praktis. (ens/fth)Â
ADVERTORIAL DINAS PERPUSTAKAAN & KEARSIPAN KALTIM
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoBaru 9 Diakui dari 505 Komunitas, Pemprov Kaltim Bentuk Tim Khusus Percepat Status Masyarakat Adat
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoPerangi DBD, Dinkes Kaltim Sebar 6.170 Dosis Vaksin Qdenga ke Daerah
-
PARIWARA4 hari agoIt’s Time To Ride The Kalcer! Warna Terbaru Grand Filano Hybrid Siap Jadi Skutik Idaman Anak Muda Kalcer Abis
-
SEPUTAR KALTIM4 hari ago21.903 Mahasiswa Baru Kaltim Resmi Bebas UKT Lewat Gratispol, Tahun Depan Target Tembus 124 Ribu Penerima
-
PARIWARA2 hari agoGaji Sering ‘Numpang Lewat’? CIMB Niaga Tawarkan Banyak Fitur Lewat OCTO Savers Payroll
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoAwas Cuaca Ekstrem, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kaltim Akhir Pekan Ini
-
BALIKPAPAN3 hari agoSoroti 319 Ribu Kasus Kecelakaan Kerja, Wagub Kaltim: K3 Bukan Sekadar Aturan, Tapi Hak Pulang Selamat
-
SEPUTAR KALTIM23 jam agoRealisasi ‘Gratispol’ Religi, 877 Penjaga Rumah Ibadah Kaltim Terbang Gratis ke Tanah Suci

