SEPUTAR KALTIM
Gandeng Pusat Pasar Kerja, Disnakertrans Gelar Job Fair Virtual 2022

Job Fair Virtual tahun 2022 digelar di Ballroom Hotel Harris Samarinda, Rabu (19/10/2022). Kegiatan ini merupakan garapan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim bersama Pusat Pasar Kerja.
Pusat Pasar Kerja merupakan organisasi yang didirikan tahun 2021. Dengan fungsi memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait lowongan pekerjaan.
Kepala Disnakertrans Kaltim Rozani Erawadi menuturkan, kerja sama ini dilakukan untuk menciptakan sistem informasi Pusat Pasar Kerja yang tepat guna. Tepat sasaran dan inklusif.
“Terdapat 18 perusahaan dan 56 lowongan pekerjaan yang diberikan panitia, pada saat ini terdapat 660 pendaftar yang sudah mengisi akun dan mendaftar,” ungkapnya.
Alur yang harus dilakukan pencari kerja adalah membuat akun melalui https://jobfair.kemnaker.go.id kemudian mengisi data sebagai pencari kerja lalu ikuti alur selanjutnya.
”Kegiatan Job Fair Virtual kali ini merupakan kegiatan bertemunya antara perusahaan pemberi kerja dengan pencari kerja melalui media online website yang disediakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia untuk bersama dengan pemda selaku pemberi jalan agar dapat memenuhi posisi lowongan yang dibutuhkan oleh perusahaan,” beber Rozani.
Disebutkan, Layanan Pusat Pasar Kerja dapat menjadi jawaban segala permasalahan para pekerja. Yang bekerja tidak sesuai dengan tingkat pendidikannya serta ketidakcocokan latar belakang pendidikan dengan jenis pekerjaannya.
”Diharapkan Job Fair Virtual kali ini memberi dampak di tengah pembangunan Ibu Kota Negara. Melalui Job Fair Virtual ini bersama antara perusahaan, pemeritah dan Dinas terkait saling bersinergi guna mengurangi angka pengangguran di wilayah Kalimantan Timur,” tuturnya.
Kata dia, pengangguran merupakan masalah nasional yang harus ditangani secara terpadu. Salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah meningkatkan pelayanan penempatan tenaga kerja yakni mempersingkat proses pertemuan antara pencari kerja dan perusahaan.
”Seiring perkembangan teknologi informasi, pelayanan masyarakat dapat lebih responsif dan optimal dengan memanfaatkan jaringan inter-koneksi, oleh karena itu pelayanan penempatan tenaga kerja telah dikembangankan melalui online yang telah tersedia baik dipusat maupun daerah,” urai Rozani.
Dirinya sebagai perwakilan pemerintah provinsi (Pemprov) mengharapkan kalangan dunia usaha. Untuk selalu membangun kemitraan serta kepatuhan pada peraturan ketenagakerjaan untuk menggiatkan kembali wajib lapor lowongan pekerjaan (Kepress:4/1980, serta UU.No.13/2003). Supaya penataan penggunaan tenaga kerja sebagai penggerak produksi lebih optimal. (redaksi/ADV DISKOMINFO KALTIM)
-
HIBURAN5 hari agoDari Nobar Film Suamiku Lukaku; Cara Emak-emak Bersuara Lawan KDRT
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoUMKM Kaltim Punya Peluang Mendunia, Galeri UMKM Balikpapan Jadi Pusat Promosi Produk Lokal
-
NUSANTARA3 hari agoGuru SMK Kunjungi Pabrik Yamaha, Siap Sinergi Lahirkan Talenta SMK Kelas Dunia
-
PARIWARA4 hari agoWe Are AEROX Society 2026 Jadi Puncak Perayaan Satu Dekade AEROX di Indonesia
-
BALIKPAPAN1 hari agoLibur Sekolah Dongkrak Penumpang Bandara SAMS Sepinggan hingga 15 Ribu Orang per Hari
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoSPMB 2026 Kaltim Dievaluasi, Gangguan Hari Pertama Jadi Bahan Perbaikan
-
PPU4 hari agoGubernur Kaltim Canangkan Desa Cantik di PPU, Perkuat Data Digital untuk Pembangunan Tepat Sasaran
-
BALIKPAPAN3 hari agoNama Awang Faroek Diabadikan di Gedung Jantung Terpadu RSKD Balikpapan

