SAMARINDA
Hadiri Rakernas JMSI ke-3, Andi Harun Siap Jaga Kebebasan Pers di Kota Samarinda
Andi Harun turut menghadiri Rakernas JMSI ke-3 yang digelar di Kota Samarinda. Sebagai Wali Kota Samarinda, Andi siap ikut menjaga kebebasan pers di lingkungan pemerintahan di kotanya.
Organisasi perusahaan media siber Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) telah menggelar Rapat Koordinaasi Nasional (Rakornas) yang ke-3 di Kota Samarinda, Provinsi Kaltim pada Senin malam, 16 Desember 2024.
Perhimpunan yang baru berdiri pada 2020 itu, pertama kali dideklarasikan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) oleh perwakilan dari 21 provinsi. Kini anggotanya sudah capai 34 provinsi di Indonesia.
Rakernas JMSI ke-3 di Samarinda, digelar dengan megah di Hotel Aston. Dalam hal ini JMSI Provinsi Kaltim sebagai tuan rumahnya. Turut dihadiri sejumlah pejabat penting salah satunya Menteri HAM RI Natalius Pigai.
Rakernas JMSI ke-3 dirangkai dengan agenda deklarasi lembaran baru Indonesia, dilanjutkan pelantikan JMSI cabang kabupaten/kota, yakni JMSI cabang Kutai Kartanegara, Balikpapan, dan Penajam Paser Utara. Hingga agenda inti malam penganugerahan JMSI Award kepada tokoh dan pejabat penting yang telah berjasa.
Wali Kota Samarinda Jamin Kebebasan Pers
Wali Kota Samarinda Andi Harun, ikut hadir dalam pelaksanaan Rakornas ke-3 JMSI. Mewakili Pemkot Samarinda. Dirinya ikut mengucapkan selamat atas acara Rakernas dan juga pelantikan para anggota.
“Ini juga tentu merupakan kehormatan oleh kota ini kehormatan oleh seluruh masyarakat Samarinda atas pelaksanaan Rakernas ke-3,” katanya kepada media.
“Selamat juga kepada para pengurus yang terpilih di tingkat Provinsi Kaltim maupun di tingkat kabupaten/kota yang dikukuhkan oleh pengurus pusat JMSI,” tambahnya.
Menurutnya pers merupakan salah satu bagian kekuatan fundamental dalam pembangunan demokrasi. Sehingga menurutnya pemerintah harus memberikan apresiasi yang tinggi juga memberikan ruang yang seluas-luasnya.
Tambah Andi, media tidak boleh dicegah untuk mengucap dan menulis fakta dan realitas yang ada di tengah-tengah masyarakat. Sehingga itu menjadi sumber informasi pemerintah dalam penguatan demokrasi ke depannya.
Untuk media lokal di Kota Samarinda sendiri, Andi akan terus mendorong kebebasan pers yang bertanggung jawab. Termasuk juga kebebasan pers yang menjunjung tinggi persatuan bangsa, dan menjadi kontrol sosial.
“Dinamika pers di Kaltim maupun di Kota Samarinda sangat bagus menjadi poros tersendiri bagi segenap pelaksanaan kegiatan pembangunan dan kemasyarakatan sehingga kualitas yang baik saat ini telah terbentuk.”
Ke depan kebebasan pers di Kota Samarinda akan terus dijaga dan ditingkatkan. Keterbukaan informasi di kota ini akan terus dijaga untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakat. Dan pers diharapkan semakin profesional.
“Kidah-kaidah jurnalistik akan terus menjadi harapan kita sebagai pegangan bagi seluruh jurnalis,” pungkasnya. (ens/fth)
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoWujud Kepedulian, Rudy Mas’ud Serahkan Sapi Kurban untuk PWI Kaltim
-
OLAHRAGA4 hari agoAldi Satya Mahendra Bidik Hasil Impresif di World Supersport Aragon
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoBPK Temukan Rp1,05 Miliar di Gratispol, Pemprov Kaltim Bantah Ada Kelebihan Bayar Beasiswa
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoIduladha di Islamic Center Samarinda, Rudy Mas’ud Serahkan Bantuan Kurban Presiden RI
-
OPINI4 hari agoAroma Teh, Gelak Tawa, dan Setia Kawan di Jalan Biola
-
OLAHRAGA3 hari agoTraining Camp di Italia, Arai Agaska Bidik Tambah Poin di World Sportbike Aragon
-
NUSANTARA3 hari agoPotret Iduladha Perdana di IKN: Ribuan Paket Kurban Dibagikan, Masjid Negara Nusantara Mulai Hidup
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoKesalahan Input UKT Jadi Pemicu Utama Polemik Gratispol di Kaltim

