VIRAL
Heboh Ikan Bermunculan di Sungai Karang Mumus Samarinda, Warga Berbondong-bondong Mancing
Suasana Sungai Karang Mumus hari ini nampak beda. Tiba-tiba banyak warga memadati kawasan pinggir sungai dan memancing. Ada apa ya?
Pemandangan tak biasa siang ini terjadi di Sungai Karang Mumus Samarinda. Pada Selasa, 14 Mei 2024 terlihat air Sungai Karang Mumus berwarna kehijauan.
Selain warna airnya yang berbeda dari biasanya, di Sungai Karang Mumus juga nampak banyak ikan yang melompat di permukaan airnya.
Momen tersebut dimanfaatkan beberapa warga yang tinggal di sekitar Sungai Karang Mumus untuk memancing atau sekadar menonton pemandangan yang tak biasa di sini.
“Nah infonya banyak ikan bermunculan di jembatan Jalan Lambung Mangkurat. Banyak orang yang menonton,” dikutip melalui video yang diunggah @Samarindasosmed.
Bahkan, ada warga yang berhasil mendapat ikan besar jenis patin hasil dari memancing di Sungai Karang Mumus.
Selain itu, beberapa pengendara juga nampak berhenti di jembatan Jalan Lambung Mangkurat dan di jembatan arah ke Jalan Gatot Subroto untuk menyaksikan pemandangan ini.
Dalam beberapa keterangan video yang beredar di sosmed, kejadian ini dikarenakan naiknya air laut ke sungai. (rw)
-
HIBURAN4 hari agoAkhir Pekan di Temindung Creative Hub, 111 Film Pendek Ikut Festival Film Kaltim
-
BALIKPAPAN5 hari agoMulai 1 September, Aturan Baru BBM Subsidi Balikpapan: Mobil Isi Pertalite Pukul 22.00-06.00 WITA
-
KUKAR4 hari agoKarnaval GEAR Ultima Yamaha Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Ribuan Warga Bukit Pariaman Antusias
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoAnggaran Dishut Kaltim Sempat Dipangkas 60 Persen, Dikembalikan untuk Tangani Karhutla
-
SAMARINDA2 hari agoMuka Air Turun 20 Sentimeter, Bendungan Lempake Diperkirakan Hanya Bertahan 2 Minggu
-
OLAHRAGA1 hari agoTurnamen Biliar Deadline Headline Bola 9 di De Ale Diikuti 64 Peserta, PWI Kaltim Dorong Lahirnya Talenta Baru
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoKarhutla Kaltim Meluas, BPBD Akui Sulit Cari Sumber Air untuk Pemadaman
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoKarhutla Kaltim, Peneliti Ungkap Tradisi Bakar Ladang Dayak Punya Aturan Ketat

