OLAHRAGA
Borneo FC Siapkan Bek Kanan Berusia 17 Tahun untuk Gantikan Silverio di Laga Kontra PSM
Borneo FC dipastikan tak bisa diperkuat oleh duo palang pintu andalannya, Silverio dan Lelis ketika bertamu ke markas PSM. Karenanya, Pieter Huistra menyiapkan beberapa alternatif. Seperti memainkan bek kanan belianya di posisi bek tengah.
Krisis lini belakang masih menjadi momok bagi Borneo FC Samarinda, jelang berakhirnya musim reguler. Sebelumnya, Pesut Etam sudah ditinggal Leo Lelis dan Agung Pras karena cedera parah. Lalu pada laga terakhir kontra PSS, giliran Silverio Junio yang dipastikan absen pada pekan ini. Bukan karena cedera juga, tapi bek tengah asal Portugal mendapat kartu kuning keempatnya musim ini di laga tersebut.
Berdasar regulasi, pemain yang mengumpulkan 4 kartu kuning, harus absen sebanyak 1 laga. Larangan bermain ini tanpa perlu sidang komisi disiplin PSSI.
Alternatifnya tersisa Diego Michiels dan Komang Teguh. Sang kapten sebenarnya berposisi asli bek kanan, namun di era Pieter Huistra, ia lebih banyak bermain di posisi bek tengah kiri, serta bek kiri. Sementara Komang adalah pemain yang diproyeksikan Pieter sebagai gelandang bertahan.
Sampai sini sebenarnya tidak ada persoalan. Karena keduanya toh bermain bagus musim ini. Hanya saja, tak ada pemain pelapis untuk keduanya di posisi bek tengah. Sementara Diego, memiliki keterbatasan fisik. Berdasarkan pengamatan Kaltim Faktual, pemain berdarah Belanda itu tidak lagi optimal saat sudah bermain lebih dari 60 menit. Belum lagi kalau satu di antara mereka ada yang mendapat cedera lebih cepat. Karenanya, pelatih mesti menyiapkan alternatif untuk mengantisipasi hal-hal tersebut.
Borneo FC Siapkan Bek Kanan Muda
Pada Februari lalu, krisis lini belakang juga terjadi di sektor bek kiri. Leo Guntara sebagai satu-satunya bek kiri murni, harus absen di laga kontra Bhayangkara FC karena akumulasi kartu kuning.
Di 11 awal, Pieter menurunkan Rizky Dwi di pos bek kiri, padahal aslinya dia adalah bek kanan. Ia lantas ditarik pada babak kedua karena alasan taktikal. Untung Pieter sudah menyiapkan Dandi Sonriza dari tim junior.
Untuk laga melawan PSM, pelatih asal Belanda akan coba memanfaatkan pemain muda yang posisi naturalnya bukan sebagai bek tengah.
“Memang kekuatan kami berkurang saat bertemu PSM. Tapi saya sudah punya opsi pengganti di posisi tersebut. Kami ada Komang yang dalam kondisi bagus dan ada Alfarezzi Buffon, yang nanti akan kembali ke tim setelah bermain bersama timnas,” ujar Pieter, mengutip dari laman resmi klub pada Rabu 27 Maret 2024.
Ezzi Buffon adalah bek kanan berusia 17 tahun, ia mendapat debut di tim utama musim lalu. Meski beratribut sebagai bek kanan, Ezzi juga punya keahlian sebagai bek tengah kanan, bek tengah kiri, serta gelandang bertahan. Namun selama ini tidak dikhususkan untuk mengisi posisi selain bek kanan.
Meski masih belia dan sedikit eksperimentif, Pieter percaya pada kemampuan penggawa mudanya itu. Terlebih sejak akhir musim lalu, Ezzi sudah berlatih reguler bersama tim utama, sehingga sudah memiliki chemistry dengan pemain lainnya.
Di luar itu, Pieter memuji PSM sebagai tim yang kuat. Sehingga laga ini akan menjadi menarik buatnya.
“PSM tim yang sulit untuk kami lawan. Mereka punya kualitas dan kekuatan yang berbeda dari tim lain di Liga 1. Menjadi pertandingan yang menarik nantinya,” pungkasnya. (dra)
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoWaspada Banjir Rob, BMKG Peringatkan Pasang Laut Kaltim Capai 2,8 Meter Sepekan ke Depan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoCuma Disokong Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Sukses Gerakkan Ekonomi Samarinda
-
SAMARINDA4 hari agoBukan Pasar Musiman Biasa, Dispar Kaltim Apresiasi Kampung Ramadan Temindung yang Jadi Magnet Ngabuburit Baru Samarinda
-
NUSANTARA3 hari agoDua Hari Safari di IKN, Menag Nasaruddin Umar Bicara Toleransi hingga Kota yang Dirindukan
-
NUSANTARA3 hari agoMenag Gagas Istiqlal dan IKN Jadi ‘Masjid Kembar’, Siapkan Beasiswa Ulama via LPDP
-
NUSANTARA4 hari agoRun The City by Grand Filano Jadi Cara Baru Anak Muda untuk Menikmati Olahraga Sambil Hangout Bareng
-
SEPUTAR KALTIM1 hari agoTingkatkan Nilai Jual, DKP Kaltim Pacu Nelayan Olah Tangkapan Jadi Produk Turunan
-
NUSANTARA3 hari agoBukti Pembinaan Mendunia Yamaha Racing Indonesia, Aldi Satya Mahendra Ukir Sejarah di World Supersport Australia, Selanjutnya Targetkan Juara Race

