SEPUTAR KALTIM
Jaga Kualitas Pelayanan Publik Selama Ramadan, Pemprov Kaltim Tekankan Disiplin ASN
Sekda Kaltim Sri Wahyuni mewanti-wanti ASN agar tak menjadikan puasa sebagai dalih menurunnya pelayanan publik. Pejabat struktural dituntut jadi teladan kedisiplinan.
Berjalannya bulan suci Ramadan kerap kali identik dengan penyesuaian jam kerja hingga ritme aktivitas birokrasi yang sedikit melambat. Namun, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan bahwa ibadah puasa tak boleh menjadi dalih bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengendurkan kualitas pelayanan publik.
Peringatan tegas ini dilontarkan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni. Ia mewanti-wanti seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Kaltim agar tetap menjaga ritme kehadiran, tanggung jawab, dan etos kerja meski tengah menahan lapar dan dahaga.
Pesan tersebut ditegaskan Sri di sela-sela agenda Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya di Ruang Ruhui Rahayu, Selasa 24 Februari 2026.
“Selama bulan Ramadan, disiplin pegawai harus tetap diperhatikan. Jangan sampai semangat kerja menurun. Justru ini menjadi momentum untuk meningkatkan integritas dan etos kerja,” tegas Sri.
Menariknya, sorotan tajam dari Sekda tidak hanya diarahkan kepada staf pelaksana, melainkan menukik langsung kepada para pemangku jabatan struktural.
Sri menilai, pimpinan di masing-masing instansi memegang kendali penuh atas terbentuknya budaya kerja di kantor. Baginya, kedisiplinan di ruang lingkup pemerintahan selalu menetes dari atas ke bawah.
“Pejabat struktural sebagai atasan harus mampu memberikan teladan. Jika atasan memberikan contoh yang baik, maka bawahannya pun akan mengikuti. Namun jika atasannya tidak memberikan teladan, maka hal itu akan berdampak pada kedisiplinan staf,” paparnya.
Melalui penegasan ini, Pemprov Kaltim menaruh harapan besar agar mesin birokrasi tetap beroperasi maksimal. Momentum Ramadan diharapkan justru menjadi pembuktian bagi para abdi negara untuk tetap melayani masyarakat secara profesional, tanpa mengorbankan nilai-nilai ibadah. (ens)
-
SAMARINDA4 hari agoRatusan Sopir Truk Demo di Balai Kota Samarinda, Tolak Pembatasan Kupon Biosolar dan Blokir Fuel Card
-
HIBURAN3 hari agoAkhir Pekan di Temindung Creative Hub, 111 Film Pendek Ikut Festival Film Kaltim
-
BALIKPAPAN4 hari agoMulai 1 September, Aturan Baru BBM Subsidi Balikpapan: Mobil Isi Pertalite Pukul 22.00-06.00 WITA
-
KUKAR3 hari agoKarnaval GEAR Ultima Yamaha Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Ribuan Warga Bukit Pariaman Antusias
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoAnggaran Dishut Kaltim Sempat Dipangkas 60 Persen, Dikembalikan untuk Tangani Karhutla
-
SAMARINDA12 jam agoMuka Air Turun 20 Sentimeter, Bendungan Lempake Diperkirakan Hanya Bertahan 2 Minggu
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoDebit Sungai Mahakam Menyusut, Air Laut Mulai Masuk tapi Pasokan Air Baku Kaltim Disebut Aman
-
OLAHRAGA9 jam agoTurnamen Biliar Deadline Headline Bola 9 di De Ale Diikuti 64 Peserta, PWI Kaltim Dorong Lahirnya Talenta Baru

