EKONOMI DAN PARIWISATA
Ketika Bapak-Bapak Bermotor Scoopy di Samarinda Beli Rumah Miliaran Rupiah
Bukan cuma ente yang kadang-kadang. Dunia ini juga. Suka menghadirkan kejutan. Aksi bapak-bapak berpenampilan sederhana asal Samarinda. Yang datang ke kantor perumahan dan membeli rumah bertipe sultan seharga miliaran rupiah ini contohnya.
Kisah menggelitik ini disampaikan oleh Eva Suci Ramadhani. Pengusaha wanita asal Samarinda yang belakangan menggarap bisnis properti islami bersama suaminya, Nugrohadi Yuwono alias Nugi.
Nama terakhir mungkin sudah tak asing bagi masyarakat Kota Genangan, eh, Tepian. Nugi adalah satu dari sekian orang pendiri Roti Panglima Durian yang terkenal itu.
Beberapa tahun terakhir Nugi dan istrinya menjajal bisnis perumahan bernuansa islami. Usaha mereka tergolong sukses. Karena ternyata banyak warga Samarinda yang mendambakan tinggal di permukiman dengan ekosistem keislaman yang kental dan terkonsep menarik.
Namun cerita tentang bapak-bapak bermotor Scoopy ini tak akan pernah mereka lupakan. Jadi belum lama ini, seperti yang diceritakan Eva dalam media sosial Facebook-nya. Seorang lelaki berpenampilan sangat sederhana. Memarkir Honda Scoopy-nya di depan kantor Elfida Mulia (perumahan yang dimaksud).
Bapak tersebut tampak datang terlambat. Kebetulan sudah sore hari. Para pegawai kantor pemasaran Elfida Mulia pun sudah pulang semua. Jadi bapak sederhana itu hanya mendapati suasana kantor yang sepi.
“Qodarullah Mas Nugi masih di sana, baru mau pulang juga. Tapi ga jadi karena bapak itu mau tanya-tanya soal rumah di Elfida Mulia,” tulis Eva di Facebook-nya, yang telah mempersilakan Kaltim Faktual menyadur (18/9).
Singkat cerita, Nugi memberi penjelasan panjang lebar kepada bapak sederhana yang tidak disebutkan namanya itu. Mungkin, Nugi hanya menjalankan tugasnya dengan baik, tanpa ekspektasi menjulang. Namun, kejutan besar itu datang pada senja yang tak terduga itu.
“Bapak itu mau ambil tipe Sultan.”
“Mungkin karena tertarik, harga pasaran Rp 4 miliar, dijual harga Rp 1 miliaran saja,” lanjut Eva.
Sampai sini, kalau Anda jadi Nugi. Bagaimana rasanya?
Si bapak bermotor Scoopy rupanya belum berhenti memberi kejutan. Dalam skema bisnis Elfida Mulia, rumah tipe sultan itu bisa dicicil dengan tata cara syariah paling lama 15 tahun. Dan tahu yang bapak itu lakukan?
“Beliau berencana mau bayar secara cash! Masya Allah,” tutur Eva terharu.
Dan kejutan terakhirnya adalah, bapak itu akan membeli unit lainnya. Bertipe Mumtaz. Untuk anaknya. Lagi-lagi Eva hanya bisa bilang … “Masya Allah.”
Dari kisah ini, ada hal yang bisa dipelajari? Ya, betul! Kalau nanti Anda kaya, boleh dicoba membeli barang mahal dengan pakaian dan motor sederhana. Sekarang, jangan malas kerja ya. Sungguh quote penutup yang inspiratif dan menyentuh bukan? Bukan. (DRA)
-
BERAU4 hari agoDanau Kakaban, Keajaiban Alam Berau yang Terus Dijaga untuk Wisata Dunia
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoDispar Kaltim dan IHGMA Perkuat Kolaborasi, Siapkan Gebrakan Baru untuk Pariwisata
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoMUI Kaltim Terbitkan Tausiyah Usai Dugaan Pencabulan di Ponpes, Tegaskan Pelecehan Berkedok Agama Haram
-
BERAU4 hari agoGoa Gumantung, Surga Tersembunyi di Maratua yang Siap Perkuat Ekowisata Kaltim
-
OLAHRAGA5 hari agoTrio Yamaha Racing Indonesia Siap Tampil di Mandalika, Bidik Hasil Terbaik pada R3 BLU CRU Asia-Pacific 2026
-
OLAHRAGA1 hari agoIdemitsu BLU CRU Yamaha Sunday Race Terheboh Se-Asia Pasifik, Euforia Fans Dinilai Tak Kalah dengan MotoGP di Mandalika
-
OLAHRAGA2 hari agoSkutik Premium Ikut Balapan! MAXI Race Jadi Daya Tarik Baru Pada Gelaran Yamaha Sunday Race 2026

