SEPUTAR KALTIM
Legislator Karang Paci Minta KPC Cepat Perbaiki Poros Sangatta-Bengalon
Legislator Kaltim Verdiana Huraq Wang minta PT KPC segera menunaikan janjinya. Untuk memperbaiki poros Sangatta-Bengalon yang makin tak layak dilewati.
Eksploitasi tambang PT KPC yang berlebihan membuat jalan poros Sangatta-Bengalon mengalami kerusakan. Kondisinya makin parah saban tahunnya.
Yang membuat jalan rusak bukan karena aktivitas hauling KPC. Namun karena pengerukan tanah hingga mencapai bibir jalan. Membuat jurang di kanan dan kiri jalan. Sehingga membuat kondisi tanah tidak stabil. Yang berdampak pada cepat rusaknya konstruksi jalan.
Tahun lalu, PT KPC telah membuat komitmen pertanggungjawaban. Perusahaan tambang batubara itu akan membuatkan jalan yang lebih layak.
Atas dasar itu, Ketua Komisi III DPRD Kaltim Verdiana Huraq Wang. Meminta realisasinya dipercepat. Agar mobilisasi masyarakat dan distribusi barang antar-kabupaten bisa cepat lancar.
Namun karena status jalan adalah jalan nasional. Maka DPRD Kaltim tidak bisa melakukan intervensi.
“Tapi kami tetap akan mem-pressure PT KPC terkait pemindahan jalan yang sudah diracangkan agar segera ditangani,” tegas Verdiana baru-baru ini.
Alasan ia meminta perbaikan jalan dipercepat adalah faktor keselamatan. Jika jalan yang sekarang masih begini-begini saja. Dia khawatir akan menyebabkan kecelakaan.
Terkait pemindahan tersebut, PT KPC akan mengganti jalan dengan konstruksi yang lebih bagus. Serta akan dibuat landau dengan memotong bukit. Panjang jalan yang saat ini 11 kilometer, nantinya menjadi 12 kilometer.
Teknis Terserah KPC
Sebelumnya, Bupati Kutim Ardiansyah juga sudah meminta KPC untuk segera melakukan perbaikan jalan tersebut.
“Berdasarkan informasi dari KPC, anggarannya sudah ada untuk tahun ini,” katanya, Januari lalu.
Mengenai teknis pembuatan jalan, seperti penunjukan kontraktor. Bupati menyerahkan sepenuhnya pada KPC. Agar prosesnya berlangsung lebih ringkas.
“Itu semua urusan mereka. Saya hanya tahu bahwa perbaikan jalan ini sudah menjadi komitmen perusahaan. Yang sudah ditandatangani tahun lalu di Jakarta. Sehingga perlu segera ditangani,” tegasnya. (mhn/dra)
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoDokter RSUD IA Moeis Samarinda Dinonaktifkan Sementara usai Komentar soal Pasien BPJS Viral
-
NUSANTARA3 hari agoMuhammad Faisal Resmi Serahkan Tongkat Estafet Ketua ASKOMPSI kepada Rudy Rinaldi
-
BERITA5 hari agoViral Dokter RSUD Inche Abdoel Moeis Diduga Komentari Pasien di Media Sosial, Nama dr. Renanda Jadi Sorotan
-
SAMARINDA2 hari agoRS PrimeCare Samarinda Resmi Beroperasi, Andalkan Teknologi Minimal Invasif hingga Laboratorium Genomik
-
BALIKPAPAN3 hari agoNgopi di Lokale Bisa Bawa Pulang Yamaha Grand Filano, Program Berlangsung hingga September 2026
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoPemprov Kaltim Ambil Alih Mall Lembuswana Setelah 30 Tahun, Siap Masuki Era Baru Revitalisasi
-
OLAHRAGA4 hari agoHome Race di Mandalika, Yamaha Racing Indonesia Bidik Kemenangan Perdana Seri 4 ARRC 2026
-
OLAHRAGA3 jam agoCetak Sejarah di Mandalika, Wahyu Nugroho Antar Yamaha Racing Indonesia Raih Kemenangan Perdana SS600 ARRC

