EKONOMI DAN PARIWISATA
Lindungi Konsumen, IKM Batik Kaltim Diharap Daftarkan Sertifikasi Batik Mark
Industri Kecil Menengah (IKM) Batik yang ada di Kaltim diharap mendaftarkan sertifikasi Batik Mark ke Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB). Pentingnya Batik Mark ini untuk melindungi pengrajin juga konsumen dari produk palsu.
“Jadi Batik yang ada tandanya ini tidak sekadar prestisius, tetapi untuk melindungi produsen, atau pengrajin maupun konsumen dan IKM Batik bisa naik kelas. Pengrajin sudah bersusah payah mengerjakan Batik, baik yang tulis, cap, atau kombinasi,” tutur Ketua Fascreeya Indonesia Anas Maghfur.
Di Kaltim, lanjutnya, belum ada sama sekali yang tersertifikasi Batik Mark. Karena itu, dirinya berharap semua IKM agar peduli program sertifikasi ini karena produk yang dibuat akan menjadi sebuah kebanggaan.
“Nilai positifnya bisa meyakinkan konsumen untuk membeli. Dari sisi konsumen juga bisa terlindungi membeli produk yang asli atau tidak. Orang awam kebanyakan sulit membedakan batik tulis, Batik Kombinasi dan Batik Cap,” jelas pria pemilik brand fashion Aemtobe ini.
Dengan pemberian label Batik Mark merupakan suatu tanda yang menunjukkan identitas dan ciri yang ada di setiap Batik yang diproduksi Indonesia. Di mana, Batik Tulis akan diberi mark atau tanda emas, Batik Cap dengan tanda silver, sedangkan Batik Kombinasi dengan tanda putih. (redaksi)
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoJelang Mudik Lebaran, Dishub Kaltim Sisir Kelayakan Kapal di Sungai Mahakam
-
SAMARINDA5 hari agoMusim Hujan Masih Berlangsung, BPTD dan BMKG Minta Pemudik Jalur Darat di Kaltim Lebih Waspada
-
BERITA5 hari agoYamaha Kaltimtara Gelar Buka Puasa Bersama 1.000 Anak Yatim di Balikpapan
-
MAHULU5 hari agoBandara Ujoh Bilang Dikebut, Wagub Kaltim Targetkan Penerbangan Perdana Tahun Ini
-
PARIWARA4 hari agoPunya Rencana Riding Saat Libur Lebaran, Simak Tips Perawatan Sepeda Motor dari Yamaha

