OLAHRAGA
Lupakan Hasil di Semarang, Borneo FC Fokus Persiapan Jamu Rans Nusantara
Borneo FC sudah melupakan hasil kurang menyenangkan di Semarang. Dan kini memfokuskan tim sepenuhnya untuk persiapan melawan Rans Nusantara. Tiga poin di Segiri, jadi harga mati.
Raihan 1 poin di kandang PSIS pekan lalu betul-betul tidak menguntungkan Borneo FC Samarinda. Dalam upaya mereka finis di 4 besar di akhir musim, agar bisa bertarung memperebutkan gelar juara Liga 1 musim ini.
Selain menjadi laga tandang ketiga tanpa kemenangan. Hasil imbang itu membuat posisi mereka di klasemen jadi melorot. Dari peringkat keempat di pekan keempat. Jadi posisi keenam di pekan kelima.
Karena itu, Diego Michiels dkk dituntut untuk fokus ke laga berikutnya. Karena laga kandang kontra Rans Nusantara pada Jumat sore besok. Harus dimenangkan Pesut Etam. Agar bisa kembali ke papan atas liga.
Pelatih Pieter Huistra mengungkapkan, timnya dalam kondisi bagus. Baik secara fisik dan mental. Dari Senin hingga Kamis besok, Hendro Siswanto dkk akan fokus menyiapkan pola permainan yang lebih oke. Agar tidak menuai hasil minor lagi.
Rans sendiri sedang tidak bisa diremehkan. Pasalnya dari 5 laga, mereka sudah mengemas 8 poin. Persis dengan yang dimiliki Pesut Etam.
Kata Pelatih Borneo FC
Dalam keterangannya di video latihan yang diunggah di kanal YouTube resmi tim, Selasa pagi. Pieter Huistra menjelaskan kondisi teranyar anak asuhnya. Juga sedikit ulasan tentang kompetisi musim ini. Yang menurutnya, semua tim punya kans yang sama di setiap pertandingan. Ini dibuktikan dari tidak satupun tim Liga 1 musim ini yang belum pernah kalah sampai pekan kelima.
“Tim dalam kondisi bagus, tentu saja kami menginginkan kemenangan. Tapi untuk pertama kalinya kami bisa clean sheet, jadi ini bagus.”
“Saat ini kami harus berkembang di liga, kami harus lebih baik dan lebih baik lagi.”
“Semua pemain dalam kondisi fit, saat ini kami menantikan laga terdekat dan melakukan persiapan untuk pertandingan melawan Rans.”
“Kami mempunyai 2 kemenangan dan 2 imbang. Semua tim sudah merasakan kekalahan. Jadi musim ini sangat menarik. Tapi mulai sekarang, kami harus cari jalan untuk naik ke papan atas,” ujar Pieter Huistra. (dra)
-
NUSANTARA4 hari agoDua Hari Safari di IKN, Menag Nasaruddin Umar Bicara Toleransi hingga Kota yang Dirindukan
-
KUTIM2 hari agoAkhiri Penantian 13 Tahun, Jembatan Sungai Nibung Rp176 Miliar Resmi Beroperasi di Kutai Timur
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoBukan Sekadar Gelar, Pemprov Kaltim dan KPK Saring Ketat Kandidat Desa Antikorupsi 2026
-
KUTIM2 hari agoTinggalkan Era Jual Bahan Mentah, Gubernur Rudy Mas’ud Kebut Hilirisasi di KEK Maloy
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoMenilik Rapor Setahun Rudy-Seno Pimpin Kaltim: Dari UKT Gratis, Rasio Elektrifikasi, hingga Turunnya Angka Kemiskinan
-
NUSANTARA4 hari agoMenag Gagas Istiqlal dan IKN Jadi ‘Masjid Kembar’, Siapkan Beasiswa Ulama via LPDP
-
SAMARINDA2 hari agoPemprov Kaltim Bagi-Bagi 1.000 Paket Berbuka Puasa Gratis Tiap Hari, Catat Waktu dan Lokasinya!
-
NUSANTARA5 hari agoRun The City by Grand Filano Jadi Cara Baru Anak Muda untuk Menikmati Olahraga Sambil Hangout Bareng

