SEPUTAR KALTIM
Pembangunan di Pelosok Belum Proporsional, Pansus LKPJ Kaltim Ingin Beri Sejumlah Rekomendasi
Tak hanya mengawasi laporan dari pemprov, Pansus LKPJ Kaltim juga akan memberi sejumlah rekomendasi. Agar pemerataan pembangunan, khususnya di pedesaan bisa tercapai.
Ketua Pansus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kaltim Sutomo Jabir mengungkapkan. Dari laporan yang disampaikan oleh Wagub Kaltim, capaian indikator kinerja pemerintah masih ada beberapa target yang di bawah sasaran.
Satu di antaranya, pembangunan di Kaltim masih timpang. Khususnya untuk di daerah-daerah pelosok. Mulai dari infrastruktur jalan yang belum memadai. Hingga fasilitas kesehatan dan pendidikan yang belum proporsional.
“Ini kan secara umum, tapi kami akan melihat secara detail dan rinci nantinya, melalui pansus ini.”
“Karena di atas kertas kita bisa melaporkan itu, tapi fakta di lapangan kan masih banyak kejanggalan-kejanggalan. Terutama masalah pemerataan pembangunan di Provinsi Kaltim ini yang belum dirasakan secara adil oleh masyarakat kita, itu faktanya.
“Meskipun anggaran kita ke Dinas Pendidikan itu 20 persen, wajib. Tapi faktanya masih banyak ruang belajar, fasilitas pendidikan kemudian guru-guru di sekolah-sekolah. Terutama di daerah pedesaan atau kecamatan yang belum menikmati anggaran yang besar itu,” ungkap Sutomo baru-baru ini.
Karenanya, setelah melakukan pengawasan, Sutomo berharap pansus dapat memberi rekomendasi yang progresif. Agar pembangunan Kaltim ke depannya makin bagus.
Berharap Pemprov Kooperatif
Sutomo Jabir berharap pemprov tidak menganggap sepele LKPJ. Karena setelah membuat laporan tertulis dan diserahkan oleh kepala daerah. OPD atau SKPD sebenarnya masih harus kooperatif saat pemeriksaan LKPJ.
“Masa kerja pansus inikan cuma 30 hari saja, mudah-mudahan bisa selesai dengan baik.”
“Kalau kami undang, seyogyanya kepala SKPD itu tidak diwakilkan, supaya kita enak komunikasinya, melihat secara detail,” pungkasnya. (dra)
-
BALIKPAPAN4 hari agoSambut HUT ke-129, Balikpapan Rilis Logo “Harmoni Menuju Kota Global”
-
GAYA HIDUP3 hari agoAngka Pernikahan 2025 Naik Tipis, Tren ‘Enggan Nikah’ Mulai Melandai?
-
SAMARINDA2 hari agoSamarinda Menuju Usia 358 Tahun: Menelusuri Jejak Enam Kampung Purba dan Akar Sejarah Kota Mahakam
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoBibit Siklon Tropis 97S Kepung Indonesia Bagian Selatan, Begini Prediksi Cuaca Kaltim Sepekan ke Depan
-
FEATURE3 hari agoFenomena AI di 2026: Jadi “Asisten Hidup” yang Memanjakan, atau Perangkap Ketergantungan?
-
SAMARINDA4 hari agoSambut HUT ke-358 Samarinda, Wawali Saefuddin Buka Turnamen Biliar Berhadiah Rp 100 Juta
-
BERAU5 hari agoTinggalkan Status Perintis, Wings Air Kini Terbang Komersial ke Maratua: Rudy Mas’ud Jajal Pendaratan Perdana
-
BERAU4 hari agoDi Balik Pesona Pantai Payung-Payung, Rudy Mas’ud Soroti Abrasi yang Ancam Jalan Bandara

