MAHULU
Pemkab Mahulu Kenalkan Aplikasi SIKS-NG untuk Pastikan Keakuratan Data Penerima Bantuan
Untuk menurunkan angka kemiskinan, pemerintah memberikan bantuan sosial. Agar bantuan yang diterima tepat sasaran, Pemkab Mahulu memperkenalkan SIKS-NG, sebuah aplikasi untuk memastikan keakuratan data penerima bantuan.
Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DINSOS P2PA) menggelar rekonsiliasi Tim Terpadu Lintas Sektor Terkait Penerima Bantuan se-Kabupaten Mahulu.
Rekonsilasi ini merupakan bentuk keseriusan dalam menurunkan angka kemiskinan dengan memastikan keakuratan data penerima bantuan tepat sasaran.
Kegiata rekonsilasi ini berlangsung di Balai Adat Ujoh Bilang, Kamis 4 April 2024.
Rekonsiliasi dibuka oleh Bupati Bonifasius Belawan Geh yang diwakili oleh Asisten I Agustinus Teguh Santoso.
Dalam sambutannya Agustinus menuturkan bahwa masalah kemiskinan masih menjadi konsekuensi penting dari pertumbuhan dan kemajuan sosial ekonomi masyarakat.
Penduduk golongan menengah ke bawah membutuhkan sistem perlindungan sosial yang komprehensif.
Berdasarkan data BPS Mahulu, persentase penduduk miskin di Mahulu terus mengalami tren penurunan tiap tahun. Dari 11,90% di tahun 2021, turun menjadi 11,55% di tahun 2022, dan 11,38% di tahun 2023.
“Meskipun tren angka kemiskinan kita turun, tetapi jangan membuat kita lengah, namun harus menjadi bahan bakar dalam upaya mengentaskan kemiskinan di tengah-tengah masyarakat kita, Selanjutnya, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2021-2026, Pemkab Mahulu menetapkan target untuk mengurangi tingkat kemiskinan di tahun 2024 di angka 9,83. Untuk mencapai hal ini, peran serta aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan,” ungkap Asisten I.
Program penurunan tingkat kemiskinan sejatinya menjadi komitmen dari semua pemimpin negara.
Bahkan, Presiden Joko Widodo pernah menyampaikan mengenai tiga program pengentasan kemiskinan yang menjadi fokus pemerintah yakni menjaga stabilitas harga, program subsidi dan dana desa, serta bantuan sosial.
Termasuk juga dalam pemberian bantuan sosial harus tepat sasaran. Untuk itu, diperlukan validasi data secara akurat.
Saat ini, untuk memastikan keakuratan data penerima bantuan agar tepat sasaran, pemerintah melakukan pendataan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
“Bapak, Ibu dan Saudara Saudara sekalian yang hadir pada hari ini akan diperkenalkan pada sebuah aplikasi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia yakni aplikasi SIKS-NG ini merupakan suatu Aplikasi yang digunakan untuk mengelola Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam melakukan verifikasi dan validasi data kemiskinan yang akurat, up to date, dan terintegrasi,” jelas Asisten I.
DINSOS P2PA Mahulu bersama seluruh Camat memberikan instruksi kepada para petinggi untuk mengerahkan operator SIKS-NG di tingkat kampung untuk senantiasa mengupdate usulan warga yang berhak menerima bantuan secara periodik.
“Selain itu, penting juga bagi para petinggi untuk secara berkala mendata warganya yang sudah menerima bantuan, serta memastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar diterima oleh masyarakat kita yang membutuhkan. Bagi kepada Dinas Sosial, segera melakukan pendataan dan memastikan keluarga miskin dan rentan yang belum memperoleh program pemerintah agar diupayakan dapat menerima berbagai program bantuan yang ada,” pesan Bupati. (rw)
-
PARIWARA4 hari agoWorld Supersport 2026 Kick Off, Aldi Satya Mahendra El’ Dablek Jadikan Momentum Awal Positif Musim Ini
-
SAMARINDA4 hari agoBuka Safari Ramadan Pemprov Kaltim, Rudy Mas’ud Minta Masjid Jadi Wadah Kaderisasi Pemuda
-
NUSANTARA3 hari agoAnti Worry! Healing ke Swiss van Java Jadi Semakin Syahdu Bareng Warna Terbaru Classy Yamaha
-
SEPUTAR KALTIM2 hari agoWaspada Banjir Rob, BMKG Peringatkan Pasang Laut Kaltim Capai 2,8 Meter Sepekan ke Depan
-
EKONOMI DAN PARIWISATA2 hari agoCuma Disokong Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Sukses Gerakkan Ekonomi Samarinda
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoAngka Kebugaran Warga Benua Etam Mengkhawatirkan, KORMI Kaltim Turun Tangan Gagas ‘Kaltim Aktif’
-
SAMARINDA2 hari agoBukan Pasar Musiman Biasa, Dispar Kaltim Apresiasi Kampung Ramadan Temindung yang Jadi Magnet Ngabuburit Baru Samarinda
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoSetahun Rudy-Seno Memimpin Kaltim, Mengupas Realita Birokrasi di Balik Ambisi ‘Gratispol’

