PASER
Penerapan Bahasa Paser di Sekolah Perlu Mendapat Dukungan Pemerintah Daerah
Penerapan bahasa Paser di lingkungan sekolah perlu mendapat dukungan pemerintah daerah. Hal ini terungkap saat Kantor Bahasa Provinsi Kaltim mengadakan kegiatan Pelatihan Guru Utama.
Pelatihan yang diikuti 100 peserta dari kalangan Guru dan Pegiat bahasa Paser, berlangsung di Hotel Grand Sadurengas, Tanah Grogot, Paser, Selasa (19/7/2022).
Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kaltim Halimi Hadibrata menyampaikan bahwa penerapan penggunaan bahasa Paser di lingkungan sekolah juga perlu mendapat dukungan dari pemerintah daerah, guru, pegiat dan generasi muda.
Beliau juga mengharapkan kegiatan RBD ini tidak hanya bertujuan untuk festival semata, tetapi dapat merangsang dan menumbuhkan rasa suka dan bangga generasi muda untuk berbahasa Paser.
Hal ini akan berdampak pada semakin kuatnya akar budaya, khususnya bahasa agar tidak tercerabut dari gerusan perkembangan zaman.
Para guru utama yang berasal dari sekolah dan komunitas di Kabupaten PPU dan Paser antusias dan bersepakat untuk merevitalisasi bahasa Paser. Peserta mendapatkan materi di antaranya Menulis dan Praktik Mendongeng. Kemudian materi Menulis dan Membaca Puisi, serta materi Membuat dan Praktik Berpidato.
Adanya Pelatihan ini dapat menghasilkan model pembelajaran revitalisasi bahasa Paser pada tingkat SD dan SMP. Selain itu, peserta diharapkan segera mengimplementasikan revitalisasi bahasa Paser kepada anak usia SD dan SMP serta mampu menyiapkan generasi muda untuk mengikuti Festival Tunas Ibu tingkat provinsi dan nasional. (redaksi)
-
NUSANTARA5 hari agoMasjid Negara IKN Ramai Digunakan Saat Ramadan, PLN Pastikan Listrik Tanpa Gangguan
-
SEPUTAR KALTIM5 hari agoWarga Kaltim Tak Perlu ‘Panic Buying’, Bulog Jamin Stok Beras dan Pangan Aman hingga Lebaran
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoMobil Dinas Gubernur Dikembalikan, Pemprov Kaltim Pastikan Dana Pengadaan Sudah Disetor ke Kas Daerah
-
GAYA HIDUP4 hari agoHaid Saat Ramadhan? Ini Deretan Amalan Pendulang Pahala Menurut MUI dan Aturan Qadhanya
-
EKONOMI DAN PARIWISATA5 hari agoPantauan Sembako Kaltim: Beras Stabil, Harga Cabai Rawit Tembus Rp74 Ribu per Kilogram
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoAwas Penularan Campak Saat Silaturahmi Idulfitri, Dinkes Kaltim Minta Orang Tua Cek Imunisasi Anak
-
EKONOMI DAN PARIWISATA4 hari agoLibur Akhir Tahun Usai, Tingkat Hunian Hotel di Kaltim Kompak Turun
-
PARIWARA3 hari agoKonsumen Berburu Motor Yamaha di Momen Ramadhan, Berkesempatan Jadi Miliarder !

