Connect with us

PASER

Percantik Wajah Kota Grogot, Sejumlah Fasilitas Umum Dibenahi

Published

on

Bupati Paser Fahmi Fadli saat meninjau sejumlah proyek yang ditargetkan selesai akhir tahun ini. Salah satunya Taman Tepian Siring Sungai Kandilo. (HO/Humas Paser)

Pemkab Paser tengah serius mempercantik wajah kota Tanah Grogot. Sejumlah fasilitas dibenahi. Mulai dari taman, jembatan hingga pasar. Bakal diresmikan pada HUT ke- 63 Kabupaten Paser bulan depan.

Pekan ini, Bupati Paser Fahmi Fadli meninjau sejumlah proyek pembangunan di tengah kota. Ditemani kepala dinas terkait. Fahmi ingin memastikan pekerjaan selesai tepat waktu. Dan tentu, hasilnya juga memuaskan.

Ada 3 proyek yang ditinjau berdasarkan keterangan resmi yang diterima media ini. Yaitu, Pembangunan Pasar Penyembolum Senaken (eks Pasar Penampungan), Siring tepian Sungai Kandilo dan rehabilitasi Jembatan Putri Petong Sungai Kandilo.

Kesemuanya akan diresmikan akhir tahun ini, tepatnya pada hari ulang tahun Kabupaten Paser ke 63 pada 29 Desember 2022 nanti.

Taman Tepian Siring Sungai Kandilo

Bupati Paser Fahmi Fadli saat meninjau proyek Taman Tepian Siring Sungai Kandilo. (HO/Humas Paser)

Salah satu icon kota Tanah Grogot ini tengah dibenahi. Ya, Taman Tepian Siring Sungai Kandilo. Masuk dalam prioritas penataan tahun ini.

Bupati Paser Fahmi bersama Kadis PUTR Hasanuddin Kabid Cipta Karya Asnawi dan Kabid Bina Marga Tri Evy Herawati Herman meninjau pembangunan tepian sungai Kandilo.

Baca juga:   Legislator Sukmawati akan Prioritaskan Petani dan Nelayan Tahun Depan

Dipesirir ini akan dibangun taman. Menjadi ruang berinteraksi masyarakat. Seperti tempat rekreasi, tempat bersantai, hingga berolahraga. “Saya berharap juga menjadi icon Kota Paser”, kata Fahmi. Progresnya kini telah mencapai 60 persen.

Menurut Kepala Dinas PUPR Paser Hasanuddin, taman ini akan menyejukkan. Sebab akan ditanami pohon rindang dengan pohon-pohon seperti Tatebuya. Pohon Tatebuya ialah pohon yang bunganya mirip pohon sakura.

“Jika mekar maka akan sangat cantik sekali, ini akan menjadi pemandangan indah disepanjang tepian sungai Kandilo”, tambahnya.

Taman yang bakal menjadi fasilitas umum di tepian Sungai Kandilo dibagi menjadi beberapa segmen. Segmen pertama ini sepanjang 550 meter. Dan beberapa segmen lainnya direncanakan ditahun 2023.

Direncanakan menjadi area yang ramah pejalan kaki (pedistrian), area duduk santai dan parkir kendaraan. Saat ditinjau, pekerjaan ini telah mencapai sekitar 60an persen.

Pembangunan Pasar Penyembolum

Bupati Paser Fahmi Fadli meninjau pembangunan Pasar Penyembolum. (HO/Humas Paser)

Fasum lainnya yang dikebut dan menjadi prioritas pembangunan, yaitu Pasar Penyembolum.

Baca juga:   Tingkatkan Nasionalisme, Sukmawati Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan di SMK PGRI Tanah Grogot

Bupati Paser, Fahmi Fadli melakukan peninjauan ke lokasi, Rabu (23/11) lalu. Ditemani OPD terkait.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Fahmi mengatakan dari penjelasan Kadis PUTR dan kontraktor bahwa pembangunan Pasar Penyembolum diperkirakan selesei tepat waktu.

Untuk pembangunan Pasar Penyembolum menurut Bupati Fahmi diupayakan untuk dianggarkan kembali tahun depan.

“karena dari database lapak masih banyak lapak difungsikan dari penampungan sementara, dan yang baru terbangun sekitar 104 dari 300 lapak, jadi nanti pemerintah mengakomodir semua database lapak dari perindagkop untuk bisa ditempati atau pasar yang baru bisa terealisasi ” ungkap Bupati Fahmi.

Untuk diketahui bahwa pembangunan Pasar Penyembolum ini berada di lahan seluas 8.798 meter persegi. Pada minggu ketiga November ini, dilaporkan progresnya sudah mencapai66 persen. Diperkirakan di Desember minggu keempat sudah 100 persen.

Rehab Jembatan Putri Petong Sungai Kandilo

Bupati Paser Fahmi Fadli saat meninjau proyek rehab Jembatan Sungai Kandilo. (HO/Humas Paser)

Sudah 10 tahunan Jembatan Sungai Kandilo penghubung antara ibukota Tana Paser dan Desa Sungai Tuak dibangun. Tepatnya diresmikan pada tahun 2012.

Baca juga:   Dua Rumah Sakit Paser Naik Kelas di Puncak Hari Kesehatan Nasional

Jembatan ini pada saat itu membuka isolasi 3 desa yaitu Desa Sungai Tuak, Desa Pepara dan Desa Pulau Rantau. Sebelumnya, warga seberang sungai menggunakan perahu untuk menyebrang ke ibukota Tana Paser.

Kondisi jembatan sungai tuak atau Jembatan Putri Petong ini dikeluhkan masyakarat agar segera diperbaiki. Karena sudah uzur. Memang sudah waktunya direhabilitasi.

Bupati Paser gerak cepat. Tahun ini rehabilitasi pun dilaksanakan. Menelan angggaran sebesar Rp7,7 milyar dari APBD 2022. Pengerjaan pun mulai dikerjakan sejak pertengahan tahun lalu dan ditargetkan selesai akhit tahun ini.

Dalam inspeksi Bupati Paser Fahmi Fadli merasa puas. Pada kesempatan itu pemimpin termuda sepanjang sejarah kepala daerah di Kabupaten Paser berbincang dengan kontraktor pelaksana hingga para pekerja.

Ia pun mengintruksikan Dinas PUPR agar meminta kontraktor cepat menyelesaikan pekerjaan tersebut. Fahmi tak ingin pekerjaan tidak selesai tepat waktu.

“Semoga pekerjaan ini cepat selesai agar masyarakat tidak perlu lagi jalan memutar arah kedesa lain atau menggunakan jembatan darurat”, tegasnya. (am)

Ikuti Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.