SAMARINDA
Pipa Pecah di Jalan Nusyirwan Mulai Diperbaiki, Perumdam Samarinda: Mohon Bersabar
Kemarin, pipa besar milik Perumdam Tirta Kencana pecah di Jalan Nusyirwan Ismail Samarinda. Sempat bikin banjir jalan. Tapi kini mulai diperbaiki. Untuk distribusi air yang jadi terhambat, Perumdam minta masyarakat bersabar.
Pada Kamis, 7 Maret 2024 lalu. Beredar video di media sosial. Soal pipa jenis 700 pecah. Di Jalan Nusyirwan Ismail Kota Samarinda tepatnya di dekat Perumahan Villa Kemuning Lok Bahu. Hingga mengakibatkan air meluap ke jalan dan menjadi banjir.
Setelah mendapatkan laporan. Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda langsung menghentikan aliran air PDAM. Lalu segera memperbaiki kerusakan pipa tersebut. Sehingga beberapa hari ke depan distribusi air akan terganggu.
Berdasarkan pantauan Kaltim Faktual, pada Jumat 8 Maret 2024. Air sudah tidak lagi membuat banjir jalan. Namun genangannya masih ada dan belum surut total. Tampak excavator sedang bekerja di sana.
Meski pengerjaan pipa PDAM terus berjalan, kendaraan roda dua maupun roda empat maish bisa melintas. Hanya perlu berhati-hati sebab lebar jalan mengecil. Namun ada petugas yang membantu lancarnya arus di sana.
Asisten Manajer dan Humas Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Sendya Ibanes membenarkan bahwa pipa itu memang milik perumdam. Pipa yang terhubung dari IPA Bendang.
“Untuk saat ini penyebabnya kemungkinan karena diameternya besar, lalu karena getaran dari truk yang lewat bebannya sangat besar. Sehingga menyebabkan pecahnya pipa,” jelas Sendya ketika dikonfirmasi Kamis 7 Matet 2024.
Beberapa masyarakat yang terdampak, yakni di daerah Jalan Ringroad II, Jalan Ringroad III, Jalan Suryanata, Perum Graha Indah, Perum Bukit Pinang, Kampung Pinang, Jalan Abdul Wahab Syahranie dan sekitarnya.
Menurut Sendya, perbaikan akan langsung dikerjakan oleh pihak perumdam. Untuk oerbaikan kemungkinan akan sebentar. Namun butuh waktu lama untuk normalisasi. Sendya masih belum bisa mastikan waktunya.
“Target pengerjaannya di lihat dari besaran pipanya sebesar apa pecahnya kalau itu mudah dikerjakan mungkin 1x 24 jam udah kami bisa kerjakan tapi untuk normalisasi nya lumayan lama.”
Sehingga ketika selesai pengerjaan. Distribusi air ke masyarakat tidak bisa langsung berjalan. Sendya meminta kepada masyarakat terdampak agar bersabar. Karena pihaknya tengah berupaya memperbaiki.
“Untuk masyarakat terdampak PDAM akan turunkan tangki untuk memberikan air gratis,” pungkasnya. (ens/fth)
-
POLITIK3 hari agoDPRD Kaltim Siapkan Tindak Lanjut Temuan BPK, Dari Beasiswa Gratispol hingga Kredit Produktif Bankaltimtara
-
HIBURAN5 hari agoReview Film: Keluarga Suami Adalah Hama, Ketika Pernikahan Tidak Hanya Tentang Dua Orang
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoKisah Si Bejo, Sapi 1 Ton Asal Kaltim yang Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo Subianto
-
POLITIK3 hari agoParipurna Hak Angket DPRD Kaltim Dijadwalkan 10 Juni, Banmus Klaim Sudah Final
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoHydropower 300 MW di Mahakam Ulu Disorot, Rudy Mas’ud Minta Listrik Tak Hanya Terang di Kota
-
PARIWARA3 hari agoAnti Ribet! Aplikasi Y-ON Yamaha Bikin Touring Jarak Jauh Makin Seru dan Praktis
-
SAMARINDA2 hari agoUtang Pemkot Samarinda Rp400 Miliar, Andi Harun Alihkan 80 Persen APBD 2026 untuk Bayar Kewajiban
-
BALIKPAPAN2 hari agoDisparpora dan KONI Balikpapan Perkuat Persiapan Atlet serta Fasilitas Menuju Porprov VIII Paser 2026

