SEPUTAR KALTIM
Polda Kaltim Ringkus Otak Pengedar Narkoba Jaringan Kaltara dan Musnahkan 10 Kg Sabu
Polda Kaltim berhasil menangkap tersangka terakhir dalam kasus peredaran narkoba jaringan Kaltara. Sepuluh kilogram sabu yang dibawa mereka juga dimusnahkan di depan publik.
Kepolisian Daerah Kalimantan Timur ( Polda Kaltim) menggelar proses pemusnahan lebih dari 10 kilogram sabu yang disita. Berlangsung di ruang rapat Ditresnarkoba Polda Kaltim pada Jumat, 14 Juni 2024. Tampak hadir perwakilan Kejaksaan Tinggi Kaltim dan beberapa pengacara.
Sebelum proses pemusnahan dilakukan, Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Artanto juga mengumumkan keberhasilan penangkapan tersangka keempat dari pengembangan kasus tiga kurir narkoba lintas provinsi.
Sebelumnya pada Jumat 6 Juni kemarin, Polda merilis penangkapan 3 kurir narkorba berinisial AR (44) dan R (39) warga Bulungan. Serta A (31) yang merupakan nelayan di Anggana, Kukar.
Sedangkan tersangka keempat berhasil diringkus di daerah Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, dengan dukungan dari jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim.
“Saat ini, kami berhasil menangkap satu pelaku lagi bernisial R yang diduga sebagai otak dari jaringan ini,” ungkap Kombes Pol Artanto.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa tersangka keempat berinisial R, diduga sebagai pemilik barang jenis sabu sebanyak 10,4 kilogram atau setara 15 miliar rupiah.
“Dan dari hasil introgasi, pembayaran (transaksi narkoba) masih sebagian, sebagian lagi apabila sudah terjual, kemudian baru akan dilakukan pelunasan kepada sumber dari barang tersebut,” urainya.
Setelahnya, sabu hasil sitaan dilarutkan ke dalam air mendidih sebelum dibuang ke saluran pembuangan toilet. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan lanjutan dari barang haram tersebut.
Selama proses pemusnahan ini, keempat tersangka turut menjadi saksi. Langkah ini diambil sebagai bagian dari transparansi dan keadilan dalam penegakan hukum, serta sebagai pengingat akan konsekuensi dari tindakan mereka. (nvr/fth)
-
OLAHRAGA4 hari agoJelang Lawan PSIM, Mauro Jeronimo Ingatkan Borneo FC Waspadai Perubahan Lawan
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoSetelah Kemarau Panjang, Hujan Kembali Datang di Kaltim, Bagaimana Cuaca Hari Ini?
-
OLAHRAGA3 hari agoBorneo FC Diunggulkan atas PSIM, Tapi Misi Bangkit Tuan Rumah Bisa Jadi Ancaman
-
VIRAL4 hari agoKontroversi Raffi Ahmad dan Willie Salim Meluas, Artis Ikut Call Out hingga RANS Carnival Terdampak
-
NUSANTARA4 hari agoDari Konten ke Aksi Nyata, Kreator Kaltim Tanam 1.000 Pohon di Tahura Soeharto
-
OLAHRAGA4 hari agoBukan Sekadar Latihan, Ini yang Dimatangkan Borneo FC Sebelum Hadapi PSIM
-
OLAHRAGA4 hari agoDulu Akhir Pekan Identik Nongkrong, Sekarang Banyak Anak Muda Pilih Olahraga
-
VIRAL3 hari agoPolda Metro Minta Maaf, Raffi Klarifikasi, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Bukan Mahasiswa

