Connect with us

SAMARINDA

Polisi Tangkap Wanita Penipu, Beli Perhiasan Emas di Samarinda Pakai Bukti Bayar Palsu

Published

on

Polisi Tangkap Wanita Penipu, Beli Perhiasan Emas di Samarinda Pakai Bukti Bayar Palsu
Puji (28) ditangkap polisi gara-gara telah menipu sejumlah toko emas di Kota Tepian. (istimewa)

Hati- hati buat para pedagang yang menerima pembayaran secara transaksi elektronik (m-banking). Seorang wanita, Puji (28) ditangkap polisi gara-gara telah menipu sejumlah toko emas di Kota Tepian. Ia diduga melakukan penipuan, membeli perhiasan dengan pembayaran via transfer online, tapi bukti transaksinya “editan” atau palsu.

Polsek Samarinda Kota amankan mengamankan Puji (28), pelaku penipuan di toko emas, dengan modus membayar transaksi secara online yang telah diedit melalui ponsel pelaku. Diketahui telah beraksi di 15 Tempat Kejadian Perkara (TKP) di wilayah Kota Tepian.

“Modusnya dia ini menunjukkan tanda bukti palsu transaksi yang telah diedit oleh pelaku sendiri dari handphone-nya. Padahal dia tidak memiliki rekening atau mobile banking, dengan cara itu dia berhasil mengelabui korbannya,” kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, saat Konferensi Pers Jumat (13/5) di Mapolresta Samarinda.

Dari hasil penyelidikan, terungkap jika pelaku ini telah beraksi di 15 TKP di wilayah Samarinda. Hanya saja, kata Kapolres, yang baru disampaikan masih wilayah hukum Polsek Samarinda Kota. Dengan total kerugian Rp39 juta.

“Kalau ini untuk wilayah Polsek Kota, itu ada lima TKP dengan barang bukti uang tunai Rp 2.920.000, kalung emas, liontin emas, cincin emas, anting emas. Dengan total kerugian sekitar Rp 39 juta,” terangnya.

Untuk lima TKP wilayah hukum Polsek kota yakni Jalan Lambung Mangkurat dua TKP, Jalan Jenderal Sudirman (Pasar Pagi) 1 TKP, Jalan Otista (Pasar Sungai Dama) dua TKP. Untuk wilayah hukum lainnya ada di Polsek Samarinda Ulu, Seberang dan Sungai Pinang. “Ini TKP untuk wilayah Polsek Kota, kalau TKP lain masih kami kembangkan lagi,” imbuhnya.

Kapolres juga menambahkan jika hasil kejahatannya tersebut dia gunakan untuk kehidupan sehari-hari dan judi online. Saat ditanya terkait berapa lama pelaku tersebut melakukan aksinya, Ary menyebutkan jika aksi itu dilakukan sudah sekitar dua bulan belakangan terakhir.

“Pengakuannya sekitar dua bulanan ini dan itu dia berpindah-pindah di toko emas di Samarinda,” jelasnya.

Puji (28) diamankan Senin (9/5) di Toko Emas Qonita di Jalan Pangeran Antasari Kelurahan Teluk Lerong Ilir Kecamatan Samarinda Ulu, saat akan tukar tambah emas, yang dibeli dari toko emas lain. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya Puji di jerat pasal Tindak Pidana Penipuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. (redaksi)

Bagikan

advertising

POPULER