Connect with us

OLAHRAGA

Porprov Kaltim 2026 Mulai Digelar, 8.709 Atlet dari 10 Daerah Siap Berebut Medali

Published

on

Porprov VIII Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser diikuti 8.709 atlet dari 10 kabupaten/kota. Sebanyak 64 cabang olahraga masuk dalam penetapan pertandingan.

Sebanyak 8.709 atlet dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur (Kaltim) dipastikan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim 2026. Ribuan atlet tersebut akan bersaing dalam 64 cabang olahraga (cabor) yang dipusatkan di Kabupaten Paser.

Porprov VIII Kaltim dijadwalkan berlangsung pada 14–27 November 2026. Namun, rangkaian pertandingan sejumlah cabor sudah mulai digelar sejak 2 November 2026, sebelum pembukaan resmi dilaksanakan.

Ajang olahraga tingkat provinsi ini menjadi kesempatan bagi seluruh daerah untuk mengukur hasil pembinaan atlet sekaligus memperebutkan medali dan menunjukkan kemampuan terbaik masing-masing kontingen.

Kabupaten Paser dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan. Sementara itu, pertandingan tidak seluruhnya berlangsung di Paser karena beberapa cabor menggunakan fasilitas olahraga di kabupaten/kota lain.

8.709 Atlet Sudah Dinyatakan Sah, Ini Rincian Kontingennya

Kepastian jumlah peserta diperoleh setelah Tim Keabsahan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim menyelesaikan proses verifikasi dan pengesahan atlet.

Proses tersebut berlangsung selama tiga hari dengan menggunakan sistem digital yang terintegrasi dengan data kependudukan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan identitas dan kelayakan atlet sebelum mengikuti pertandingan.

Dari hasil verifikasi, Kabupaten Paser menjadi kontingen dengan jumlah atlet terbanyak, yakni 1.256 atlet.

Sementara itu, Samarinda mengirimkan 1.219 atlet dan Kutai Kartanegara (Kukar) sebanyak 1.160 atlet.

Berikut rincian atlet yang telah dinyatakan sah mengikuti Porprov VIII Kaltim 2026:

Kabupaten/KotaJumlah Atlet
Paser1.256
Samarinda1.219
Kutai Kartanegara1.160
Balikpapan1.031
Kutai Timur1.011
Bontang876
Penajam Paser Utara672
Kutai Barat668
Berau569
Mahakam Ulu247
Total8.709

Ketua Harian KONI Kaltim, Nidya Listiyono, meminta seluruh KONI kabupaten/kota menerima hasil pengesahan atlet yang telah dilakukan.

Menurutnya, apabila masih terdapat perbedaan pandangan terkait keabsahan atlet, penyelesaiannya harus mengikuti ketentuan yang berlaku.

“Ini Porprov kita bersama. Kalau nanti muncul perbedaan pandangan di lapangan, selesaikan sesuai aturan main,” ujarnya dalam rapat di Ruang Rapat KONI Kaltim, Senin, 26 Oktober 2026.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Rasman Rading, menyebut pengesahan 8.709 atlet menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan peserta yang berlaga telah melalui proses validasi.

Ia juga mengingatkan bahwa Porprov bukan sekadar ajang mengejar gelar juara umum. Kompetisi ini menjadi bagian dari proses pembinaan dan pemetaan atlet potensial Kaltim menuju kompetisi tingkat nasional.

64 Cabor dan 1.072 Nomor Tanding, Ada Dua Cabor Eksibisi

Porprov VIII Kaltim 2026 mempertandingkan 64 cabang olahraga dengan total 1.072 nomor tanding berdasarkan penetapan KONI Kaltim melalui SK Nomor 048 Tahun 2026.

Dari total tersebut, sebanyak 59 cabor difasilitasi Panitia Besar (PB) Porprov. Sementara lima cabor lainnya diselenggarakan secara mandiri oleh pengurus provinsi masing-masing dengan koordinasi bersama KONI Kaltim dan PB Porprov.

Selain pertandingan utama, terdapat dua cabor eksibisi yang turut meramaikan penyelenggaraan, yakni padel dan olahraga domino yang berada di bawah Organisasi Olahraga Domino Indonesia (Orado).

Beragam cabang olahraga yang dipertandingkan mencakup olahraga atletik, bela diri, permainan bola, olahraga air, hingga ketangkasan.

Penetapan jumlah cabor dan nomor pertandingan tersebut menjadi pedoman bagi seluruh kontingen dalam mempersiapkan atlet yang akan diturunkan.

Sebelas Cabor Digelar di Luar Kabupaten Paser

Meski Paser menjadi tuan rumah utama, keterbatasan fasilitas membuat sejumlah pertandingan harus dilaksanakan di daerah lain.

Tercatat ada 11 cabor yang menggunakan venue di luar Kabupaten Paser.

Rinciannya, Bowling, Squash, dan Petanque berlangsung di Balikpapan.

Sementara Rugby, Golf, Hoki, Korfball, Woodball, Ski Air, dan Barongsai menggunakan venue di Samarinda.

Adapun cabang olahraga Layar dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Berau.

Penggunaan venue lintas daerah tersebut menjadi bagian dari penyesuaian penyelenggaraan agar setiap cabor dapat dipertandingkan dengan fasilitas yang sesuai.

Pertandingan Dimulai Sebelum Pembukaan Resmi

Rangkaian Porprov VIII Kaltim 2026 tidak seluruhnya menunggu acara pembukaan pada 14 November.

Sejumlah cabang olahraga dijadwalkan lebih dahulu bertanding karena menyesuaikan agenda kompetisi masing-masing.

Cabang olahraga Sepatu Roda menjadi salah satu yang memulai pertandingan lebih awal, yakni pada 2–7 November 2026 di Desa Sungai Tuak, Tanah Grogot, Kabupaten Paser.

Selanjutnya, Triathlon dijadwalkan berlangsung pada 7–12 November 2026.

Sementara Bola Tangan, Taekwondo, dan Shorinji Kempo dijadwalkan bertanding pada 8–13 November 2026.

Beberapa cabor lainnya seperti Futsal, Gulat, Judo, Ju-Jitsu, Paramotor, dan Selam juga masuk dalam rangkaian pertandingan yang dimulai sebelum pembukaan resmi.

Dengan jadwal tersebut, aktivitas pertandingan Porprov sudah berlangsung sejak awal November hingga penutupan pada 27 November 2026.

Paser Siapkan Venue dan Pengamanan

Sebagai tuan rumah, Kabupaten Paser terus mempersiapkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari venue pertandingan, akomodasi, transportasi, hingga layanan kesehatan.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Paser, Kurniawan, sebelumnya menyampaikan kesiapan venue telah mencapai 97 persen.

Penyelenggaraan Porprov juga diperkirakan melibatkan sekitar 14.000 orang, termasuk atlet, perangkat pertandingan, dan unsur pendukung lainnya.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia turut menyiapkan personel pengamanan gabungan serta tenaga kesehatan dan ambulans.

Porprov VIII Kaltim 2026 diharapkan tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga menghasilkan atlet-atlet berprestasi yang dapat memperkuat Kaltim dalam kompetisi olahraga tingkat nasional.

Bagi 10 kabupaten/kota peserta, ajang ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan hasil pembinaan sekaligus mengukur kekuatan olahraga masing-masing daerah. (Am)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

POPULER