Connect with us

OLAHRAGA

Profil Lengkap Andre Gaspar, Pelatih Anyar Borneo FC Samarinda

Published

on

andre gaspar BORNEO FC
Andre Gaspar saat merayakan gelar Piala Liga Korsel bersama pemain Daegu FC. (IST)

Pelatih anyar Borneo FC, Andre Gaspar punya profil yang unik. Pernah bermain di mantan timnya Neymar, sukses besar di Korea Selatan. Terpuruk di Arab Saudi ( 2 kali menang dari 13 laga). Menganggur 2 tahun sampai direkrut Borneo FC. Berikut adalah profil lengkapnya.

Hanya berselang 2 hari usai mengumumkan perpisahan dengan Milomir Seslija. Borneo FC langsung memperkenalkan pelatih anyarnya. Yakni Andre Gaspar. Pelatih Brazil berusia 49 tahun yang 2 tahun menganggur.

Masa transisi kepelatihan Borneo FC Samarinda berlangsung begitu cepat. Jumat lalu masih dipimpin Milomir Seslija, Sabtu tak lagi bekerja sama, Minggu pengumuman perpisahan. Dan hari Selasa, Pesut Etam mengumumkan pelatih anyar. Benar-benar sat set.

Lantas, siapa dan bagaimana sepak terjang Andre Gaspar sebagai pelatih?

PROFIL

Andre Gaspar memiliki nama lengkap André Luíz Alves Santos. Lahir di Santos, Brazil pada Nov 16, 1972. Lisensi kepelatihannya adalah UEFA Pro Licence.

KARIER PEMAIN

Sebagai pesepakbola yang lahir dan besar di Santos. Andre Gaspar pun memulai karier profesionalnya sebagai pemain di mantan klubnya Neymar itu pada 1992.

Baca juga:   Milo Sedih Borneo FC Lawan Persita Tanpa Javlon

Tahun 1996, Gaspar hijrah ke sesama klub Brazil, Portuguesa-SP, berlanjut ke Marília pada 1998. Tanggal 1 Februari 2000, ia memutuskan melanglang buana ke Asia. Membela FC Seoul sampai 2003. Andre kemudian pindah ke China. Membela dua klub yakni QD E. Hainiu dan QD Jonoon.

Tahun 2005, Andre yang berposisi sebagai gelandang memilih pulang kampung ke Brazil. Membela Bragantino. Di klub inilah, ia memutuskan gantung sepatu pada tahun 2009.

KARIER PELATIH

Sebelum pensiun, pada 2008 Andre Gaspar memainkan peran ganda di Bragantino. Yakni sebagai pemain merangkap pelatih. Tahun 2012, ia tak lagi melatih. Lantas menempati posisi direktur olahraga di klub yang sama.

Tahun 2015, Andre Gaspar kembali ke Korea Selatan. Menjadi asisten pelatih Young-jin Lee (58 laga), Hyung-jun Son (27 laga), dan Keine Angabe (11 laga). Bagi klub K-League 1, Daegu FC.

Dari seorang pembantu pelatih, karier manajerialnya beranjak naik di Daegu FC. Tahun 2007, ia dipercaya memimpin tim cadangan merangkap pelatih interim Daegu FC.

Lima bulan menjadi pelatih interim, Gaspar naik dipermanenkan sebagai pelatih kepala. Di posisi terakhirnya, Andre Gaspar memimpin Daegu FC sebanyak 91 laga. Ini adalah periode tersukses Gaspar. Meraih rerata 1,52 poin tiap pertandingan. Daegu FC konsisten menempati zona perebutan juara tiap musimnya. Sebuah trofi pun berhasil direngkuh, yakni trofi Piala Liga Korea Selatan pada musim 2017/2018. Itu adalah satu-satunya trofi bagi tim yang identik dengan warna biru itu.

Baca juga:   Besarnya Potensi Imbang Laga Borneo FC Vs Persita

Januari 2020, Andre Gaspar resmi membesut tim Arab Saudi, Al-Hazem SC. Namun di klub itu, Andre hanya bertahan sampai bulan September di tahun yang sama. Memimpin 13 pertandingan, timnya hanya menang 2 kali, imbang 2 kali, dan 9 laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Mirisnya, pada 4 pertandingan terakhir, Al-Hazem SC besutan Andre Gaspar selalu kalah.

Usai periode buruk di Arab Saudi, Andre Gaspar tak lagi melatih klub manapun. Dua tahun menganggur, Andre Gaspar lalu dipanggil untuk membesut Borneo FC Samarinda.

FORMASI FAVORIT

Selama menjadi pelatih, Andre Gaspar kerap bergonta-ganti formasi. Memulai debutnya dengan formasi 3 bek dalam pakem 3-4-1-2. Ia tercatat pernah menjajal formasi 4-4-1-1, 5-3-2, 3-5-2, dan 5-4-1 hanya di satu klub. Yakni Bragantino.

Baca juga:   Usai Ditahan Imbang Bhayangkara FC, Skuat Borneo FC Dibubarkan di Jakarta

Saat berpindah klub, ia berkreasi lagi memakai formasi 4-2-3-1, 4-4-2 (double pivot), 3-5-2 (menyerang), 4-3-3, 5-4-1, dan 3-4-3.

Begitu banyak variasi memang. Namun yang paling sering dia gunakan adalah pakem 3-4-1-2. Di Borneo FC Samarinda, dengan pemain yang ada. Kemungkinan besar Andre Gaspar akan memakai pakem 4-2-3-1 atau 4-4-2 (double pivot).

KATA BOS BORNEO FC

Pertimbangan utama Borneo FC Samarinda merekrut Andre Gaspar adalah pengalamannya di persepakbolaan Asia. Lama berkiprah di Korea Selatan bahkan pernah bermain di Liga Champions Asia. Membuat mereka yakin pelatih berkepala plontos ini bisa membuat Pesut Etam tetap berada di jalur perburuan juara.

“Pengalaman dan sederet prestasi dia di Korea Selatan menjadi modal berharga untuk bisa membawa Borneo FC lebih dari yang sudah dicapai musim ini,” ujar Presiden Klub, Nabil Husien.

“Selamat bertugas untuk Andre Gaspar, selamat datang di keluarga Borneo FC Samarinda,” pungkasnya. (dra)

Ikuti Berita lainnya di Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah Logo-Google-News-removebg-preview.png

Bagikan

advertising

POPULER

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hello. Add your message here.