OLAHRAGA
PSS 1-1 Borneo FC, Kesempurnaan Pesut Etam Terhenti di Manahan
Borneo FC gagal meneruskan tren positif mereka saat bertandang ke Manahan Solo, menantang tuan rumah PSS yang merupakan tim juru kunci. Kartu merah Nadeo di babak pertama, membuat Pesut Etam kesulitan mengembangkan permainan dengan 1o pemain. Gol bunuh diri Christope di babak kedua membuat kesempurnaan mereka terhenti di laga keempat.
PSS Sleman menjamu Borneo FC Samarinda pada lanjutan Liga 1 musim 2024/25 pekan keempat, di Stadion Manahan Solo, Kamis 12 September 2024 sore. PSS tampil percaya diri sejak awal, namun kesulitan mengkreasikan peluang matang. Sementara Pesut Etam bermain apik seperti biasanya.
Namun pada menit ke-12, semuanya berubah. Bermula dari Nadeo Argawinata yang mendapat kartu merah langsung. Memaksa Borneo FC bermain dengan 10 pemain hingga akhir laga.
Babak Pertama
PSS coba mengambil inisiatif menyerang lebih dulu ketika wasit meniup peluit tanda pertandingan dimulai. Beberapa upaya di menit awal masih belum ada yang membahayakan pertahanan Borneo FC.
Menit kelima, Peralta yang lolos dari jebakan offside memberikan umpan tarik terarah. Tapi tendangan Berguinho melenceng. Playmaker Brasil tampak menyesal.
Menit ketujuh, PSS memiliki kans mencetak gol. Nadeo keluar dari kotak untuk memotong bola, tapi tanpa dia sadari malah menggunakan tangan di luar kotak. Wasit meniup peluit, sang kiper mendapat kartu kuning. Wasit lalu berkomunikasi dengan wasit VAR, karena pelanggaran yang dilakukan Nadeo berpotensi kartu merah langsung. Dan ya, red card!
Borneo FC harus bermain dengan 10 orang, tanpa penjaga gawang utama. Angga Saputro masuk menggantikan bek kiri Leo Guntara.
Unggul jumlah pemain membuat tuan rumah makin leluasa menyerang. Dalam semenit setelah Nadeo keluar, PSS sudah melakukan 2 upaya serangan.
Menit ke-24, Cardoso melakukan penetrasi ke kotak Borneo. Lolos, tapi tembakannya ditepis Angga.
Peralta dari sisi kiri membuat umpan tarik, bola disambar oleh Leo Gaucho yang tanpa ampun melesakkan tendangan keras. Gol! 1-0 untuk Pesut Etam.
Gol itu membuat Pesut Etam makin mengamuk. Beberapa kali Fano dkk menciptakan peluang, tapi belum ada yang menjadi gol. Sebaliknya PSS sedikit kehilangan momentum.
Di menit ke-45+4, PSS nyaris menyamakan kedudukan, berawal dari set piece. Tapi bola meluncur sedikit di atas mistar.
Tiga menit berselang, sundulan penyerang PSS lagi-lagi hanya nyaris masuk gawang. Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Babak Kedua
Babak kedua dimulai dengan intensitas tinggi. PSS lagi-lagi hampir mencetak gol pertamanya musim ini pada menit ke-49. Namun Angga masih sigap menghalau, selain itu, wasit menyatakan offside.
Hoki Carakaaaaaa! Mendapat peluang emas pada menit ke-60, menendang dari dalam kotak tanpa tekanan, bola malah mengarah ke samping gawang. Ya ampun.
Semenit berselang, Angga Saputro melakukan penyelamatan gemilang. Membuat skor 1-0 masih bertahan.
Peralta melakukan tendangan keras pada menit ke-68, bola membentur tiang, mengarah ke Berguinho, tembak keras, ditepis kiper PSS. Ya ampuuuun.
Gooool! Ini dia gol pertama PSS di Liga 1 musim ini. Hoki Caraka melepas tendangan keras mengarah ke gawang. Angga mampu menepis, namun Christophe salah mengantisipasi bola hingga masuk ke gawang sendiri.
Bergiii, sepakan kerasnya sayangnya masih bisa ditepis penjaga gawang lawan. Skor masih 1-1. Setelah momen itu, Berguinho keluar dari lapangan dengan tandu. Lucas Salinas masuk menggantikan.
Menit ke-87, Peralta mengejar umpan dorongan Salinas. Sayang eksekusi akhirnya tak menemui sasaran. Nyaris saja.
Gooooool, Terens Puhiri melesakkan bola ke gawang PSS. Namun wasit menganulirnya karena si pemain terjebak offside.
Menit ke-90, PSS melepas 2 tembakan tepat sasaran, tapi keduanya diamankan Angga.
PSS harusnya bisa memenangkan pertandingan ini kalau tak melewatkan peluang terakhir. Pertandingan selesai, skor akhir 1-1.
Hasil ini membuat Borneo FC gagal mengudeta PSM di puncak klasemen, yang kemarin bermain imbang kontra Persib. Kesempurnaan poin Pesut Etam pun harus terhenti di pertandingan keempat. Sementara PSS, mendapat poin serta gol pertamanya musim ini. Mereka masih menempati posisi buncit dengan -2 poin. (dra)
-
PARIWARA3 hari agoYamaha Anniversary 70 Tahun, Livery Ikonik Edisi Spesial Resmi Mengaspal !
-
PARIWARA2 hari agoGas Awal Tahun Nyaman Setahun Penuh, Trik Jitu Yamaha Kaltim Bawa Pulang Nmax Neo atau Aerox Alpha
-
SEPUTAR KALTIM21 jam agoDrama ‘Prank’ Beasiswa S2 Eksekutif Berakhir, Pemprov Kaltim dan ITK Sepakat Lanjutkan Program Gratispol
-
PARIWARA3 hari agoMAX Special Livery & TMAX TECHMAX2026 Tampil MAXimal, Dapatkan Segera MAX Special Livery & TMAX TECHMAX Melalui Order Online
-
PARIWARA1 hari agoJadi Kado Spesial di Awal Tahun, Yamaha Resmi Jual Skutik Premium TMAX di Indonesia
-
EKONOMI DAN PARIWISATA2 hari agoEks Bandara Temindung “Hidup Lagi”, Dispar Kaltim Janjikan Agenda Kreatif Tiap Bulan
-
SAMARINDA2 hari agoAkses Pedalaman Kaltim Terbuka Lagi, Bandara APT Pranoto Operasikan 6 Rute Perintis
-
KUKAR20 jam agoRefleksi Peristiwa Merah Putih Sanga-Sanga, Seno Aji: Musuh Kita Bukan Lagi Penjajah, Tapi Disrupsi Teknologi

