VIRAL
Resmi! Tiga Kebudayaan Asli Kukar Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda
Tiga kebudayaan asli Kukar resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Penetapan warisan ini perlu diikuti dengan aksi nyata untuk melestarikannya seperti melalui festival, seminar, workshop, dan masih banyak lagi.
Tiga kebudayaan asli Kutai Kartanegara (Kukar) resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI.
Ketiga kebudayaan tersebut adalah kesenian Tingkilan Kutai, Gambus Kutai, dan Sangkoh Kutai.
Dengan penetapan ini dapat mendorong peningkatan indeks kemajuan kebudayaan daerah Kutai.
Namun, selain bangga dengan penghargaan tersebut, perlu adanya aksi nyata ke depannya sebagai bentuk tanggung jawab dalam upaya memajukan kebudayaan bangsa yang dapat memberi manfaat untuk masyarakat luas.
Warisan budaya yang telah ditetapkan sebagai WBTB harus dilestarikan melalui kegiatan-kegiatan nyata seperti festival, seminar, sarasehan, workshop.
Proses penetapan ketiga kebudayaan ini tidaklah mudah. Sejak tahun 2023, setidaknya ada 15 kebudayaan yang diusulkan ke Kemendikbudristek RI.
Namun, hanya tiga kebudayaan Kutai yang berhasil lolos verifikasi dan ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada 23 Agustus 2024.
Tiga WBTB yang sudah bersertifikat di antaranya ada kesenian kuda gepang Muara Muntai, alat musik tradisional jatung utang suku Dayak Kenyah, dan upacara adat mecaq udat suku Dayak Kenyah.
Selain itu, Kukar terus mengirimkan usulan kebudayaan setiap tahunnya. Tahun ini, ada 10 kekayaan intelektual komunal yang juga didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum-HAM), seperti Pesta Adat Erau, kuliner khas Kutai, serta tarian dan kesenian khas lainnya. (rw)
-
OLAHRAGA3 hari agoCetak Sejarah di Mandalika, Wahyu Nugroho Antar Yamaha Racing Indonesia Raih Kemenangan Perdana SS600 ARRC
-
OLAHRAGA6 jam agoPWI Kaltim Gelar Turnamen Biliar 9 Ball Piala Ketua PWI, Semarak HUT ke-81 RI
-
KUKAR5 jam agoPegawai Diskominfo Kukar Jadi Tersangka, Bakar Ruang Rapat karena Kesal Jadi Bahan Olokan

