EKONOMI DAN PARIWISATA
Rute Samarinda-Bali Kembali Dibuka 26 April, Jadi Potensi Ekspose Wisata
Bandara APT Pranoto mengumumkan pembukaan rute Samarinda-Bali. Yang sempat ditutup karena Pandemi Covid-19. Dijadwalkan terbang perdana 26 April 2024 mendatang. Jadi potensi eskpos wisata kedua daerahnya.
Resmi beroperasi pada 2018 lalu. Aktivitas penerbangan di Bandara APT Pranoto terus meningkat. Meski penerbangan dari Bandara Balikpapan masih kerap jadi primadona untuk warga Kaltim yang ingin ke luar pulau.
Namun bandara pengganti Temindung ini terus menambah rute penerbangannya. Bandara APT Pranoto akan kembali membuka rute penerbangan Samarinda menuju Bali dan sebaliknya.
Rute ini akan terbang perdana pada Jumat 26 April 2024 mendatang. Dengan jadwal penerbangan sebanyak 4 hari dalam sepekan. Yakni Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Jam 12.25-14.05 dan jam 14.45-16.25.
Penerbangan baru ini menambah pilihan warga Kaltim untuk ke Bali. Sekaligus juga memudahkan warga Samarinda, dan kabupaten lain yang lebih dekat ke Samarinda ketimbang ke Kota Balikpapan.
Kepala Bandara APT Pranoto Samarinda Maeka Rindra Hariyanto melalui Kasi Teknik Operasi Dwi Muji menjelaskan sebetulnya ini bukanlah rute baru. Karena penerbangan Samarinda-Bali sebetulnya sudah pernah ada.
Rute Samarinda-Bali sempat dibuka pada 2019 lalu. Dulunya dilayani maskapai Batik Air. Sementara pembukaan kembali ini dilayani oleh maskapai Super Air Jet. Termasuk rute dengan peminat yang tinggi.
“Namun semenjak Pandemi Covid-19 adanya pengurangan rute. Dan rute Samarinda-Bali termasuk terdampak pengurangan tersebut,” jelasnya ketika dihubungi Kaltim Faktual Selasa, 16 April 2024.
“Jadi dibukanya kembali rute Samarinda-Bali akan memudahkan masyarakat para calon penumpang pesawat di Bandara A.P.T. Pranoto yang akan berangkat menuju Bali,” lanjutnya.
Dengan adanya rute baru ini. Targetnya bisa meningkatkan traffic di Bandara A.P.T. Pranoto. Semua persiapannya sudah beres. Tinggal sosialisasi ke warga agar informasi ini bisa semakin menyebar.
Selain itu, karena Bali dikenal dengan surganya dunia. Posisi ini diharapkan dapat menyumbang dampak baik terhadap sektor pariwisata di Kaltim, utamanya di Samarinda. Bahkan dilirik oleh turis mancanegara.
“Diharapkan bisa mendongkrak potensi wisata yang ada di Kalimantan Timur,” pungkasnya. (ens/am)
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoAnggaran Dishut Kaltim Sempat Dipangkas 60 Persen, Dikembalikan untuk Tangani Karhutla
-
SAMARINDA3 hari agoMuka Air Turun 20 Sentimeter, Bendungan Lempake Diperkirakan Hanya Bertahan 2 Minggu
-
OLAHRAGA3 hari agoTurnamen Biliar Deadline Headline Bola 9 di De Ale Diikuti 64 Peserta, PWI Kaltim Dorong Lahirnya Talenta Baru
-
SEPUTAR KALTIM3 hari agoKarhutla Kaltim, Peneliti Ungkap Tradisi Bakar Ladang Dayak Punya Aturan Ketat
-
OLAHRAGA3 hari agoBiliar dan Politik Punya Kemiripan, Tio: yang Dipukul di Sini Bisa Masuk di Sana
-
SEPUTAR KALTIM4 hari agoKarhutla Kaltim Meluas, BPBD Akui Sulit Cari Sumber Air untuk Pemadaman
-
PARIWARA3 hari agoYamaha Uji Kompetensi Siswa SMK Kaltimtara, Dorong Lahirnya Teknisi Siap Kerja
-
OLAHRAGA2 hari ago32 Pebiliar Berebut Tiket Final Turnamen 9 Ball Piala Ketua PWI Kaltim

